URBANCITY.CO.ID – Efisiensi likuiditas dan kecepatan transaksi perbankan menjadi fondasi penting bagi perputaran modal pelaku usaha masa kini.
Di kawasan penyangga Dumai, Riau, Rahmi menangkap ceruk pasar finansial tersebut melalui jaringan BRILink Agen Fillio yang memangkas waktu operasional para pedagang, pelaku UMKM, dan masyarakat suburban.
Rahmi memulai langkah bisnisnya dari sebuah gerai pulsa sederhana pada 2017. Naluri kewirausahaannya membaca kebutuhan pasar urban pinggiran yang menginginkan akses pembayaran instan tanpa harus membuang waktu dan biaya perjalanan menuju pusat kota.
“Hal tersebut mendorong saya untuk bergabung sebagai BRILink Agen. Kini, usaha saya alhamdulillah telah berkembang hingga memiliki empat outlet yang melayani beragam kebutuhan masyarakat seperti kirim uang dan bayar tagihan,” ujarnya.
Optimalkan Arus Kas Pedagang dan Likuiditas Rantai Pasok Lokal
Kehadiran empat outlet Agen Fillio mempercepat perputaran uang dan menjaga stabilitas pasokan barang dagangan di pasar.
Para pedagang memanfaatkan layanan transfer langsung untuk melunasi tagihan supplier secara tepat waktu, sehingga toko mereka terhindar dari risiko kekosongan inventaris.
Selain memperkuat ekosistem niaga, Rahmi merancang strategi layanan personal guna menggaet nasabah lansia yang belum terbiasa bertransaksi melalui layar ponsel.
Sentuhan komunikasi langsung ini membangun loyalitas pelanggan dan memperluas basis pasar mikro secara organik.
“Dalam melayani masyarakat, siapa pun nasabahnya, terutama orang tua yang belum melek transaksi digital, saya selalu menekankan kepada seluruh staf untuk memberikan perhatian lebih dan menjelaskan setiap proses dengan sabar sampai mereka benar-benar mengerti,” ujar Rahmi.
Kepercayaan konsumen menjadi aset bernilai tinggi dalam mempertahankan profitabilitas gerai di tengah ketatnya persaingan layanan ritel.
Rahmi menerapkan standar pelayanan berbasis empati demi memastikan seluruh transaksi finansial berjalan aman, akurat, dan menopang produktivitas warga Dumai setiap hari.
Peluang Bisnis Keagenan BRI Perkuat Ekosistem Finansial Rakyat
Ekspansi gerai Rahmi membuktikan bahwa model kemitraan perbankan menawarkan imbal hasil menarik sekaligus menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi lokal.
Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa ekspansi agen bank terus menciptakan nilai ekonomi nyata bagi para mitra di berbagai wilayah.
“Melalui jaringan BRILink Agen, BRI terus berupaya memperluas akses layanan keuangan hingga ke berbagai pelosok Indonesia. Kehadiran para agen di tengah masyarakat menjadi bagian dari komitmen BRI dalam mendorong inklusi keuangan yang memberikan manfaat nyata, tidak hanya melalui kemudahan bertransaksi, tetapi juga melalui penguatan ekonomi kerakyatan,” ujar Dhanny.
Baca Juga: BRI Perkuat Inklusi Keuangan Lewat 1 Juta AgenBRILink, Catat Transaksi Rp1.145,22 Triliun
Momentum Bulan Inklusi Keuangan Oktober 2026 kian mempertegas peran agen perbankan sebagai pilar utama transformasi transaksi modern bagi masyarakat suburban dan perdesaan.
Jaringan Raksasa BRILink Catat Transaksi Ritel Rp1.270 Triliun
Pertumbuhan masif jaringan keagenan ini membuka peluang diversifikasi bisnis bagi wirausahawan lokal yang mengincar pendapatan pasif dari komisi transaksi.
Skala ekonomi yang besar menjadikan model bisnis ini sangat prospektif bagi ekosistem investasi mikro di daerah.
Baca Juga: BRI Perkuat Koperasi Desa Merah Putih dengan Pendampingan dan Jaringan AgenBRILink
Hingga akhir September 2026, BRI mengoperasikan lebih dari 1 juta BRILink Agen yang mencakup lebih dari 60 ribu desa atau sekitar 80% wilayah desa di Indonesia.
Kanal distribusi ritel ini sukses membukukan sekitar 750 juta transaksi dengan total nilai perputaran uang menembus Rp1.270 triliun.




