Perbaikan tersebut mencakup peningkatan fasilitas, termasuk penyediaan lift, sehingga JPO Rasuna Said dapat digunakan secara lebih mudah oleh seluruh masyarakat.
“Segera akan dilakukan Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Konsentrasi kami, fasilitas jembatan penyeberangan Rasuna Said ramah bagi penyandang disabilitas,” tegas Pramono.
Baca juga: Indonesia Perkuat Kolaborasi Industri BRICS: Peluang Investasi Global
Pembongkaran Ditargetkan Rampung Oktober
Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan, proses pembongkaran JPO milik Pemprov DKI akan terlebih dahulu dicatatkan ke Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD).
Tahapan tersebut diperlukan sebelum proses pelelangan pekerjaan pembongkaran dilakukan.
“Insya Allah sekitar dua hingga pekan atau maksimal Oktober mendatang, proses pembongkaran JPO rampung,” kata Heru.
Pramono sebelumnya juga menargetkan pembongkaran JPO lama tersebut dapat diselesaikan paling lambat Oktober 2026.
“Maksimal Oktober pembongkaran rampung,” tandas Pramono.




