Jamin Stok Dalam Negeri Tetap Aman
Meski mulai melakukan ekspansi ekspor, Rizal menegaskan bahwa kebijakan ini tidak akan mengganggu ketersediaan beras di pasar domestik. Ia menjamin stok nasional tetap terkendali karena beras yang dikirim merupakan hasil serapan gabah segar petani lokal yang diproses dengan teknologi mutakhir.
“Beras yang dikirim merupakan hasil pengadaan gabah segar hasil panen petani Indonesia dan diproses melalui Rice Milling Unit (RMU) modern berstandar tinggi,” ungkapnya.
Baca Juga: Dirut Bulog Sidak Pasar, Jamin Stok Beras dan Minyakita Aman Jelang Ramadan 2026
Rizal menambahkan bahwa produk tersebut memiliki kadar air yang terjaga, tingkat pecahan rendah, serta telah lolos uji laboratorium internasional dan mengantongi sertifikasi halal.
Langkah ekspor ini merupakan tindak lanjut dari upaya promosi dan business matching yang sebelumnya difasilitasi oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah.
Respon positif dari para importir serta penyedia katering haji di Timur Tengah memperkuat keyakinan bahwa beras produksi petani Indonesia mampu bersaing di pasar global. (*)






