Hal ini dilakukan guna membantu Pertamina memaksimalkan potensi pada reservoar berkualitas rendah (Low Quality Reservoirs).
Senior Vice President of Production Enhancement Halliburton, Eric Holley, menegaskan komitmennya dalam mendukung target produksi migas nasional.
Halliburton berkomitmen kuat untuk berkolaborasi dengan Pertamina dalam meningkatkan produksi migas Indonesia.
“Kami siap menghadirkan kapabilitas terbaik kami di bidang fracturing dan production enhancement untuk mendukung Pertamina dalam memonetisasi Low Quality Reservoirs melalui MSF,” tegas Eric.
Baca Juga:Â Pertamina Jamin Stok Avtur Haji 2026 Aman, Siagakan Infrastruktur di 14 Bandara
Transformasi Digital dan Efisiensi Hulu
Sinergi ini juga mencakup pengembangan konsep Unconventional Early Development (EDC), pemboran multilateral, hingga manajemen aset terintegrasi pada lapangan migas yang sudah matang (mature fields).
Melalui transfer teknologi ini, Pertamina berharap dapat memperkokoh kapabilitas teknis dan efisiensi operasional demi menjaga pasokan energi jangka panjang Indonesia. (*)




