URBANCITY.CO.ID – PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan infrastruktur dan pasokan energi penerbangan guna mendukung operasional ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Perusahaan pelat merah ini menjamin kelancaran distribusi Avtur di 14 bandara embarkasi seluruh Indonesia untuk melayani pemberangkatan jamaah yang telah dimulai sejak 22 April 2026.
Melalui Subholding Downstream PT Pertamina Patra Niaga, Pertamina memproyeksikan kebutuhan bahan bakar pesawat selama musim haji tahun ini menembus angka 80.000 kiloliter.
Kesiapan ini mencakup pengawasan ketat pada sistem logistik terintegrasi di bandara-bandara utama seperti Soekarno-Hatta, Juanda, hingga Yogyakarta International Airport.
Baca Juga: BP BUMN Danantara Dorong Sinergi Perkuat Garuda Indonesia di Tengah Tekanan Harga Avtur
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menegaskan bahwa seluruh lini operasional aviasi kini dalam status siaga penuh.
Pertamina memastikan seluruh infrastruktur aviasi dalam kondisi siap operasi, dengan dukungan sistem distribusi yang andal.
“Kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung kelancaran pemberangkatan lebih dari 200 ribu jamaah haji Indonesia ke Tanah Suci,” ujar Baron dalam keterangannya, Sabtu, 25 April 2026.
Keandalan Stok dan Produksi Domestik
Untuk menjaga ketahanan stok, Pertamina melakukan optimalisasi produksi kilang dalam negeri serta manajemen logistik yang presisi.
Baca Juga: Pertamina Siap Ekspor Bioavtur SAF ke Eropa dan Asia-Pasifik, Kantongi Sertifikasi ISCC Global




