URBANCITY.CO.ID – PT Pertamina (Persero) memperluas ekspansi dekarbonisasi hingga ke sektor transportasi maritim.
Melalui anak usahanya, PT Pertamina Trans Kontinental (PTK), raksasa energi pelat merah ini memasang sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pada Kapal Oil Barge (OB) Patra 2303.
Inovasi hijau ini sukses memangkas emisi gas rumah kaca sebesar 79,2 ton CO₂ per tahun sekaligus menekan ketergantungan armada laut pada bahan bakar fosil.
Tim teknis mengeksekusi pemasangan sekaligus uji coba pengoperasian instalasi panel surya tersebut di area galangan kapal Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Kamis (11/6).
Langkah taktis ini menandai keseriusan Pertamina dalam mempercepat program dedieselisasi pada seluruh armada pendukung distribusi energi nasional.
Baca juga: Kejar Target 17 GW, Presiden Prabowo Instruksikan Percepatan Program PLTS Nasional
Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina, Agung Wicaksono, memantau langsung proses uji coba performa pembangkit ramah lingkungan tersebut.
Agung menilai keberhasilan proyek ini meruntuhkan stigma bahwa pemanfaatan energi bersih hanya terbatas di daratan.
Pemanfaatan energi surya yang dipadukan dengan baterai menunjukkan bahwa dedieselisasi tidak hanya dapat dilakukan di darat, tetapi juga di laut.
“Ini menjadi bukti bahwa Pertamina siap mendukung percepatan transisi energi,” ujar Agung Wicaksono dari atas dek kapal.
Agung menambahkan bahwa proyek percontohan ini memuluskan langkah Pertamina dalam mengejar target Net Zero Emission 2060.




