URBANCITY.CO.ID – PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Downstream Pertamina, memperkuat lini distribusi laut untuk menjamin ketersediaan energi selama masa Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026.
Sebanyak 345 armada kapal disiagakan guna mengawal pasokan bahan bakar dari ujung timur hingga barat Nusantara.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, menegaskan bahwa moda transportasi laut menjadi urat nadi utama dalam menjaga ketahanan energi nasional, mengingat letak geografis Indonesia sebagai negara kepulauan.
“Sebagai negara kepulauan, transportasi laut memegang peranan vital dalam rantai pasok energi nasional. Karena itu, kesiapan armada menjadi faktor kunci dalam menjaga stabilitas pasokan di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Mars Ega dalam keterangan resminya, Sabtu, 7 Maret 2026.
Baca Juga: Dukung Net Zero Emission, Pertamina Patra Niaga Tanam 22 Ribu Pohon di Sekitar Kilang
Rincian Armada dan Komoditas Strategis
Langkah antisipatif ini mencakup pengangkutan berbagai produk energi mulai dari Pertalite, Pertamax, Pertadex, B40, Avtur, hingga LPG dan produk petrokimia. Rincian armada yang dikerahkan meliputi:
- 266 kapal khusus pengangkutan BBM dan Avtur.
- 45 kapal untuk distribusi LPG.
- 27 kapal pengangkut minyak mentah (Crude Oil).
- 7 kapal produk petrokimia sekaligus berfungsi sebagai Floating Storage.
Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, menjelaskan bahwa seluruh pergerakan kapal dipantau secara real-time dengan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang ketat.




