Baca juga: Kelola 2.700 Pekerja, PGN Sabet Penghargaan Internasional HR Asia Awards 2026
Keamanan Teknologi Distribusi Gas
Direktur Utama PGN, Arief K. Risdianto, memastikan sistem Pressure Regulating System (PRS) mengelola tekanan gas dengan sangat ketat agar aliran ke rumah tangga tetap stabil dan aman.
Teknologi ini menyesuaikan tekanan gas dari 200 bar menjadi standar yang aman untuk penggunaan dapur rumah tangga.
Keberhasilan implementasi di Sleman ini membuktikan bahwa skema CNG clustering dapat menjadi model pengembangan jargas untuk daerah lain di Indonesia.
Masyarakat tidak perlu khawatir terkait keamanan, karena CNG yang bertekanan tinggi sekitar 200 bar telah disesuaikan dengan sistem cluster agar mengalir dengan aman ke dapur-dapur rumah tangga.
“Dengan pengawasan yang ketat dan teknologi pengaturan tekanan (PRS) yang andal, aliran gas bumi ke dapur-dapur dipastikan aman untuk penggunaan sehari-hari,” jelas Arief.
Baca juga: Kuasai 91 Persen Pasar Gas Nasional, PGN Bidik Proyek CISEM II Demi Amankan Pasokan
Ekspansi Luas untuk Ekonomi Lokal
Hingga kini, PGN telah membangun lebih dari 4.500 sambungan rumah dengan jaringan pipa distribusi sepanjang 141 kilometer di Sleman.
Penyaluran gas bumi mencapai 84 ribu meter kubik per bulan atau setara dengan konsumsi 64 metrik ton LPG.
PGN berencana memperluas layanan ini ke sektor UMKM, perhotelan, hingga rumah sakit guna mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih kompetitif.
PGN bersinergi dengan PT Gagas Energi Indonesia untuk mengoptimalkan layanan beyond pipeline agar jangkauan energi bersih semakin luas.




