URBANCITY.CO.ID – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina mempertegas posisinya sebagai pengelola infrastruktur gas bumi kelas dunia.
PGN resmi meraih sertifikasi Sistem Manajemen Aset ISO 55001 dari British Standards Institution (BSI) Group Indonesia untuk lingkup transmisi SSWJ dan distribusi gas.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan aset PGN telah dilakukan secara sistematis, aman, dan berorientasi pada operational excellence.
Optimalkan Operasional dan Efisiensi Biaya
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa penerapan ISO 55001 merupakan fondasi penting dalam mengelola aset strategis perusahaan.
Baca Juga: PGN Gagas Dukung Perluasan Bauran Energi Nasional Melalui Pemanfaatan CNG
Standar internasional ini memungkinkan PGN menyeimbangkan aspek biaya, risiko, dan kinerja dalam setiap pengambilan keputusan investasi.
“Implementasi ISO 55001 memberikan landasan yang kuat bagi perusahaan dalam mengelola aset secara optimal. Dengan pendekatan pengelolaan yang terstruktur, PGN mampu meningkatkan efektivitas operasional sekaligus mengoptimalkan biaya operasi perusahaan,” ujar Fajriyah Usman.
Pemain Utama dengan Jaringan Pipa Terluas
Relevansi sertifikasi ini sangat tinggi mengingat PGN menguasai 91,36% pangsa pasar niaga gas bumi nasional.
Saat ini, PGN mengelola jaringan pipa sepanjang lebih dari 33.490 km yang melayani 822.000 pelanggan di 18 provinsi dan 78 kota/kabupaten.
Baca Juga: Laba Bersih PGN Kuartal I 2026 Tembus USD 90,45 Juta, Tumbuh 45,84 Persen




