URBANCITY.CO.ID – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) mencatatkan rapor hijau pada kinerja operasional Triwulan I 2026.
Dalam Town Hall Meeting yang digelar Jumat (8/5/2026), perusahaan melaporkan kenaikan signifikan pada tingkat kesiapan alat (availability) yang mencapai 90,20 persen.
Angka tersebut tidak hanya melampaui target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP), tetapi juga jauh lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berada di level 76,06 persen.
Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Mutlak
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menegaskan bahwa performa operasional yang apik harus berjalan selaras dengan standar keselamatan yang ketat.
Baca Juga: Go Global: Pertamina Drilling Pamerkan Teknologi Pengeboran Ramah Lingkungan di Osaka
Ia menekankan bahwa aspek HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) adalah harga mati dalam bisnis pengeboran.
“Safety is priority and non-negotiable. Tidak ada kegiatan operasional yang lebih penting dari keselamatan. Kita pastikan hingga akhir tahun tidak ada accident,” ujar Avep dalam paparannya.
Raihan Penghargaan Nasional dan Internasional
Efektivitas program optimasi biaya dan keunggulan operasional membawa Pertamina Drilling memborong berbagai penghargaan bergengsi awal tahun ini.
Beberapa di antaranya adalah Champion Best Rig of the Year 2025 untuk Rig PDSI#39.3/D1500-E dari PHR Zona Rokan serta penghargaan internasional dari IADC Southeast Asia Chapter 2025.
Baca Juga: Jaga Pasokan Migas, 3.000 Kru Rig Pertamina Drilling Tetap Siaga Saat Lebaran




