URBANCITY.CO.ID – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) merayakan ulang tahun ke-10 dengan tema “10 Years Strong for Indonesia” melalui Townhall Meeting (THM) yang digelar di Jakarta.
Acara ini diikuti ribuan pekerja PHI Regional 3 Kalimantan secara hybrid dari Jakarta, Balikpapan, dan wilayah operasi di Kalimantan Timur, Utara, serta Selatan.
Direktur Utama PHI Sunaryanto melaporkan kinerja positif perusahaan di berbagai aspek, termasuk keselamatan, operasi, produksi, finansial, sumber daya manusia, dan pemberdayaan masyarakat selama 2025. Ia menekankan keselamatan sebagai prioritas utama.
“Kita mencatatkan kinerja keselamatan yang baik. Saya tegaskan, tidak ada target produksi yang lebih penting dari keselamatan. Tahun 2026, keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas kerja,” ujar Anto, sapaan akrab Sunaryanto.
Baca Juga: Pertamina Hulu Energi Raih Cost Optimization US$ 699 Juta, Kuncinya Kolaborasi
Di bidang Health, Safety, Security and Environment (HSSE), PHI mencapai 41,8 juta jam kerja tanpa kecelakaan (NoA 0) dan tingkat insiden rendah (TRIR 0,12). Pada aspek lingkungan, perusahaan meraih tujuh kandidat rating Hijau dan empat rating Biru dalam PROPER 2025.
Kinerja operasi juga impresif. Produksi dan lifting minyak serta gas melampaui target, berkat perencanaan efektif, operasi solid, dan kolaborasi lintas fungsi.
Di eksplorasi, PHI mencapai 100 persen target dengan pengeboran sumur SBKD-001, MDP-1X, dan SS-123, yang semuanya menemukan cadangan baru. Pengeboran pengembangan, work over, dan well service juga melampaui target, meningkatkan cadangan 1P dan 2C.




