“Maksud saya ini ada berapa hari saya kira kita bisa mengkaji masalah ini. Saya kira kita juga harus mengupayakan bahwa kita melakukan penghematan. Saya percaya 2 sampai 3 tahun kita akan sangat kuat. Tapi tetap kita harus hemat konsumsi,” tutur Prabowo.
Baca Juga: Presiden Prabowo di Harmoni Imlek Nusantara 2026: Keberagaman Adalah Kekuatan Bangsa Indonesia
Target Ambisius: Anggaran Tanpa Defisit
Di sektor fiskal, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk menjaga kesehatan APBN. Ia membidik target yang cukup berani, yakni menghapus defisit keuangan negara guna mencapai keseimbangan anggaran.
“Bahkan cita-cita kita adalah kalau bisa kita tidak punya defisit. Sasaran kita adalah APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) kita harus balance budget itu paling ideal dan itu saya kira kita bisa lakukan,” tegasnya.
Terkait ketahanan energi, Presiden meminta jajarannya proaktif mengurangi ketergantungan pada konsumsi BBM. Ia memperingatkan agar pemerintah tidak merasa terlalu nyaman dengan kondisi keamanan saat ini tanpa melakukan langkah nyata pengurangan konsumsi.
“Kita tidak bisa menganggap bahwa apapun terjadi kita aman, kita bersyukur kita aman. Tapi kita tidak ada upaya untuk mengurangi konsumsi BBM kita,” ujar Presiden Prabowo menutup arahannya. (*)





