Menurut Maruarar, distribusi program yang merata di tiap kabupaten dan kota ini tidak hanya bertujuan menyediakan hunian layak, tetapi juga menjadi instrumen penggerak ekonomi lokal yang berkeadilan.
“Tahun ini semua kabupaten/kota di seluruh Indonesia mendapatkan program bedah rumah dari Bapak Presiden Prabowo. Ini program yang sangat signifikan dan akan menggerakkan ekonomi dan juga akan berkeadilan,” lanjutnya.
Hunian Vertikal di Lahan Strategis KAI
Selain renovasi, fokus utama pemerintah adalah penyediaan rumah susun (rusun) di lahan milik negara dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), terutama di sektor perkeretaapian.
Presiden meminta agar lahan-lahan di kawasan perkotaan dioptimalkan untuk hunian campuran antara Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan kelas menengah.
Baca Juga: Maruarar Sirait Tinjau Bedah Rumah di Tangerang, Kuota BSPS Banten 2026 Naik Signifikan
Salah satu proyek yang sedang dikebut berada di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Maruarar menyebut pembangunan sekitar 300 rumah di Jalan Kramat dijadwalkan rampung pada 15 Juni 2026.
Selain itu, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI juga tengah menyiapkan 500 unit hunian tambahan untuk diproses segera.
“Atas arahan Presiden Prabowo, hasil beliau turun ke lapangan dua minggu lalu di daerah Senen, itu sudah mulai dibangun di kawasan Jalan Kramat, itu saya bersama Pak Doni, arahan Pak Rosan juga, sekitar 300 rumah di kawasan Senen,” ujar Maruarar.
Kemudian, sambungnya, sedang dipersiapkan oleh kereta api, KAI, 500 rumah berikutnya yang akan segera diproses.





