Indonesia Tawarkan Diri Jadi Mediator
Di sisi lain, Sugiono telah menjalin komunikasi langsung dengan Menteri Luar Negeri Iran untuk menyampaikan sikap resmi pemerintah RI.
Baca Juga: Presiden Prabowo di Harmoni Imlek Nusantara 2026: Keberagaman Adalah Kekuatan Bangsa Indonesia
Indonesia menyatakan penyesalan mendalam atas gagalnya perundingan damai yang memicu ledakan konflik, serta mendesak seluruh pihak untuk kembali ke meja diplomasi.
Sugiono menegaskan bahwa Indonesia tetap pada prinsip penghormatan terhadap integritas wilayah dan kedaulatan negara.
Ia juga menyampaikan niat tulus Presiden Prabowo untuk bertindak sebagai penengah dalam mendinginkan tensi perang.
“Yang pasti kami menyampaikan lagi keinginan dari Bapak Presiden untuk menjadi mediator dalam upaya mendinginkan dan menurunkan eskalasi di wilayah tersebut. Dan ini merupakan pandangan-pandangan yang juga beliau terima,” ucap Sugiono.
Langkah diplomasi ini menunjukkan komitmen Indonesia dalam menjalankan amanat konstitusi untuk menjaga perdamaian dunia, sembari memastikan keselamatan ribuan warga negara yang kini berada di pusaran konflik Timur Tengah. (*)






