URBANCITY.CO.ID – Dalam upaya memberikan akses layanan kesehatan yang layak bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, Lembaga Amil Zakat Nasional dan Nazhir Wakaf Baitulmaal Muamalat (BMM) bekerja sama dengan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk, Bakrie Amanah, dan Sabana Foundation menyelenggarakan program “Khitan Massal Gratis” di DNA Clinic (Aset Wakaf Baitulmaal Muamalat), Depok, belum lama ini.
Acara ini diikuti oleh sebanyak 45 anak yatim dan dhuafa, yang bertujuan untuk mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin ketiga tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera.
Direktur Eksekutif BMM Tegar Sangga Barkah menjelaskan bahwa program ini tidak hanya memberikan layanan kesehatan gratis, tetapi juga menjadi kesempatan untuk sosialisasi dan edukasi kesehatan bagi anak laki-laki, serta dukungan ekonomi bagi orang tua mereka dalam menjalankan syariat Islam.
“Alhamdulillah, program khitan massal ini merupakan ikhtiar Baitulmaal Muamalat dalam memberikan akses layanan kesehatan yang layak bagi anak-anak yatim dan dhuafa sehingga mereka dapat tumbuh sehat dan kuat. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra yang telah bersinergi dalam pelaksanaan program ini. Semoga membawa keberkahan bagi semua,” ujar Tegar.
Baca Juga : BMM Berangkatkan Relawan untuk Bantu Palestina Hadapi Musim Dingin
Tegar menambahkan bahwa kegiatan ini khusus menyasar keluarga dhuafa dengan latar belakang ekonomi rentan. Salah satu orang tua penerima manfaat, Suoko, menyampaikan rasa terbantu dengan program ini.
“Senang, Alhamdulillah. Terima kasih, akhirnya anak saya bisa disunat. Semoga berkah. Amin,” ujar Suoko.
Di lokasi yang sama, BMM bersama Bank Muamalat juga memberikan santunan kepada 100 anak yatim dan dhuafa sebagai wujud kepedulian dan komitmen untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Inisiatif ini bertujuan memberikan dukungan moril serta menumbuhkan harapan bagi anak-anak yatim dhuafa agar tetap semangat menghadapi masa depan.
Sebelumnya, BMM telah menjalankan program serupa di berbagai kantor perwakilan di provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan Aceh, dengan total 400 anak yang mendapat manfaat pada pertengahan 2025 saat liburan siswa. Selain khitan gratis, penerima manfaat juga diberikan santunan, pangan, dan perlengkapan sekolah sebagai persiapan kembali ke sekolah.
Dengan kegiatan ini, diharapkan BMM dapat terus berperan aktif dalam mengurangi kesenjangan akses layanan kesehatan bagi masyarakat dhuafa, serta mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak yang sehat sebagai fondasi untuk membangun generasi unggul di masa depan.




