Baca Juga: Duel Hidup Mati Tiket Final Four Tanpa Megawati Hangestri, Ini Jadwal Resmi Proliga 2026 Seri Sentul
3. Surabaya Samator (Peluang Juara: Kuda Hitam)
Meskipun finis di posisi ketiga, Samator punya sejarah panjang sebagai tim “pembunuh raksasa”. Peluang mereka sangat bergantung pada konsistensi performa set demi set. Jika mampu menjaga fokus seperti saat membalikkan keadaan melawan Garuda Jaya, mereka bisa memberikan kejutan.
4. Jakarta Garuda Jaya (Peluang Juara: Menengah)
Sebagai tim peringkat keempat, Garuda Jaya kerap tampil tanpa beban. Namun, mereka perlu memperbaiki error di poin-poin kritis jika ingin menembus dominasi tiga tim di atasnya.
Statistik & Profil Pemain Kunci: Surabaya Samator
Untuk bisa bersaing di final four, Samator akan sangat mengandalkan poros serangan utama mereka:
Rama Fazza Fauzan (Opposite Hitter)
- Peran: Main Scorer (Mesin Pencetak Poin).
- Analisis: Rama menjadi tumpuan utama dalam memecah kebuntuan. Dalam laga melawan Garuda Jaya, ia membuktikan ketajamannya dalam eksekusi bola-bola sulit di posisi 2 dan 1. Keberhasilan Samator di final four akan sangat bergantung pada efisiensi serangan Rama di atas 50%.
Baca Juga: Dominasi Lapis Kedua Bhayangkara Presisi: Garuda Jaya Takluk Tiga Set Langsung di Bojonegoro
Rodolfo Luis Sanchez (Pelatih)
- Peran: Arsitek Strategi.
- Analisis: Eksperimen taktik Sanchez terbukti efektif membawa Samator bangkit dari tekanan. Kedisiplinannya dalam transisi dari defense ke attack menjadi kunci mengapa Samator tetap sulit dikalahkan meski sempat tertinggal di set awal.
Prediksi Strategis Samator di Final Four
- Untuk menembus dominasi LavAni dan Bhayangkara, Samator perlu meningkatkan:
- Service Pressure: Mematikan alur bola pendek lawan agar tidak bisa melakukan serangan cepat.
- Block Management: Samator harus lebih solid dalam membendung spike keras pemain asing lawan yang menjadi andalan di dua tim teratas. (*)




