URBANCITY.CO.ID – Kawasan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, kini bersalin rupa. Desa Pagerhaur dan Desa Rancalele yang mulanya sunyi dengan rimbun pepohonan, mendadak dijuluki sebagai ‘Kampung Padel’. Julukan ini muncul seiring menjamurnya lapangan olahraga padel yang kini berdiri megah di antara permukiman warga.
Terdapat tujuh lapangan padel yang tersebar di sepanjang Jalan Raya Pagedangan. Jarak antar-lapangan tergolong sangat dekat, berkisar 10 hingga 15 meter saja, bahkan ada yang saling berhadapan. Fenomena ini membawa warna baru sekaligus dinamika ekonomi bagi masyarakat setempat.
Transformasi Kebun Menjadi Lapangan Olahraga
Keberadaan lapangan-lapangan ini bersinggungan langsung dengan aktivitas harian warga. Beberapa lapangan berdiri tepat di samping dinding rumah penduduk, memungkinkan pemilik rumah menyaksikan pertandingan langsung dari jendela mereka. Selain padel, fasilitas penunjang lain seperti gym, lapangan golf, hingga toko perlengkapan olahraga khusus mulai bermunculan.
Taufik, warga RT 03 RW 02 Pagerhaur, mengaku tidak merasa terganggu dengan keriuhan aktivitas olahraga tersebut. Menurutnya, lahan yang kini menjadi lapangan padel dulunya hanyalah kebun belukar yang sepi.
Baca Juga : Belum Mandi Besar Hingga Fajar, Simak Penjelasan MUI Soal Sahnya Puasa
“Ya kebon-kebon aja, ya pohon rambutan, pohon nangka gitu. Akhirnya dibangunlah padel ini,” ujar Taufik saat ditemui di kediamannya, Selasa, 24 Februari 2026. Ia menambahkan bahwa transformasi ini mengubah suasana desa yang semula mencekam menjadi lebih hidup. “Sebelumnya suasana hening, sepi, banyak hantu. Iya. Nah sekarang akhirnya alhamdulillah jadi sekarang tambah rame, warga juga seneng gitu,” jelasnya.




