URBANCITY.CO.ID – Di dermaga-dermaga utama, deru mesin kapal feri bersiap menyambut gelombang manusia yang akan pulang. Tahun ini, ritual mudik Lebaran 2026 dijanjikan bakal sedikit lebih ringan di kantong.
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) telah memasang kuda-kuda untuk mengimplementasikan stimulus transportasi berupa diskon tarif pelabuhan hingga 100 persen yang berlaku sepanjang 12–31 Maret mendatang.
Kebijakan yang disokong anggaran Rp911,16 miliar ini bukan sekadar bantuan cuma-cuma, melainkan strategi pemerintah mengurai penumpukan massa. Dengan proyeksi 5,8 juta penumpang dan 1,4 juta kendaraan, pelabuhan penyeberangan diprediksi akan menjadi titik nadir kepadatan.
Baca Juga: Napas Ekonomi di Ujung Dermaga Kalbar, ASDP Perkuat Konektivitas Sungai demi Stabilitas Logistik
“Kami menyambut baik stimulus transportasi Lebaran sebagai wujud kehadiran negara dalam membantu masyarakat menekan biaya perjalanan sekaligus memastikan arus mudik lebih merata,” kata Direktur Utama ASDP, Heru Widodo.
Namun, Heru memberikan catatan. Implementasi di lapangan masih menunggu ketukan palu Surat Keputusan Bersama (SKB) sebagai landasan teknis. Sembari menunggu, ASDP mulai membuka pintu program mudik gratis per 12 Februari 2026.
Lintasannya menjangkau wilayah Aceh hingga rute gemuk Merak–Bakauheni. Bagi perantau yang mengincar kursi gratis, syaratnya sederhana: pantau akun Instagram resmi, pindai kode bar, dan siapkan identitas diri.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut pemerintah juga memberikan “napas” tambahan berupa fleksibilitas hari kerja pada pertengahan Maret bagi ASN dan pegawai swasta. Tujuannya jelas: agar pemudik tidak berangkat secara serentak di hari yang sama.




