Berbagai fasilitas terintegrasi: ruang terbuka hijau publik, kawasan komersial dan gaya hidup, akses transportasi modern, hingga pedestrian-friendly adalah perwujudannya.
“Seluruh elemen tersebut mampu menciptakan lingkungan urban yang nyaman, dinamis, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Hindarko dalam keterangan resminya.
Menjual Rumah Miliaran Rupiah di Samping Stasiun Whoosh
Hingga pertengahan tahun ini, perusahaan telah melepas lebih dari 2.000 unit hunian tapak ke pasar properti nasional untuk memenuhi berbagai segmen konsumen.
Divisi pemasaran bahkan nekat mendobrak pasar premium dengan meluncurkan Cluster Xandari, perumahan elit berpapan atas yang menyasar kaum jetset seharga Rp28 miliar per unit.
Baca juga: Summarecon Lansir Proyek ke-9 Summarecon Tangerang
Konsumen kelas atas melirik kawasan ini karena tergiur kelengkapan fasilitas penunjang seperti Summarecon Mall Bandung, sudah beroperasi penuh sejak dua tahun lalu.
Daya pikat utama magnet properti ini bertumpu pada kemudahan akses mobilitas yang menghubungkan penghuni dengan kota-kota besar lainnya.
Gerbang perumahan langsung menempel dengan akses tol Gedebage Padaleunyi serta berada dalam radius jangkauan Stasiun Tegalluar Summarecon.
Stasiun ini melayani operasional kereta cepat Whoosh rute Jakarta-Bandung.
Infrastruktur transportasi modern inilah yang mempercepat migrasi penduduk dan memicu ledakan aktivitas ekonomi baru di koridor timur Kota Kembang.
Menjaga Dampak Sosial Jangka Panjang
Hindarko menyebut pengakuan internasional ini sebagai cambuk yang memotivasi korporasi untuk terus melahirkan inovasi properti bernilai guna tinggi bagi masyarakat urban.




