URBANCITY.CO.ID – Investasi Pabrik Grease Shell Marunda Perkuat Rantai Pasok dan Industri Urban
Ekspansi sektor manufaktur hilir kembali menyuntikkan sentimen positif bagi iklim investasi dan kepastian pasokan industri penopang mobilitas perkotaan.
Kementerian Perindustrian terus memperkuat kemampuan industri produk pelumas di dalam negeri melalui penguatan basis manufakturnya.
Langkah strategis ini mempercepat peningkatan nilai tambah, mengoptimalkan ratusan jejaring usaha lokal, dan memangkas ketergantungan impor produk pelumasan mesin presisi tinggi.
“Bagi Pemerintah, investasi ini penting karena menghadirkan kapasitas produksi dan teknologi manufaktur baru, sekaligus memperkuat keterkaitan dengan industri pendukung di dalam negeri. Inilah arah industrialisasi yang kita kehendaki, yaitu investasi yang memperkuat kapasitas produksi, nilai tambah, teknologi, dan ekosistem industri nasional,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita saat meresmikan Shell Grease Manufacturing Plant di Marunda, Bekasi, Selasa (15/9).
Baca Juga: Investasi Manufaktur Q1-2026 Tembus Rp418 Triliun, Sektor Logam Jadi Penopang Utama
Penguatan basis manufaktur tersebut sejalan dengan kinerja positif industri pengolahan nonmigas (IPNM) nasional.
Pada Triwulan II 2026, IPNM tumbuh 5,32 persen secara tahunan (y-o-y), melampaui laju pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen.
Sektor industri ini juga menyumbang kontribusi pertumbuhan terbesar hingga 0,97 poin persentase, mengonfirmasi prospek menjanjikan bagi para investor sektor riil perkotaan.




