“Setelah menjadi peserta UMiMAX, saya bersyukur bisa mendapatkan gerobak yang bagus, disertai dengan perlengkapan membuat kopi. Saya menjadi mitra sejak tahun 2025 lalu, omzet penjualan saya pun meningkat dua kali lipat,” ungkapnya penuh syukur.
Mimpi yang Meluas
Baca Juga: UMKM Pertamina Raih Rp1,9 Miliar di Hari Pertama INACRAFT 2026
Kisah Tasya adalah satu dari 168 narasi keberdayaan yang sedang dipintal Pertamina. Di wilayah lain seperti Subang hingga Tangerang Selatan, puluhan orang lainnya sedang berjuang di balik etalase Warmindo atau mesin Mini ATM.
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, melihat fenomena ini sebagai bentuk kemandirian yang hakiki.
“Melalui program ini, Pertamina memberikan dukungan kepada masyarakat. Kami berharap upaya kami ini juga didukung dengan para mitra pelaku usaha, agar mitra UMKM semakin tangguh dan berdaya,” kata Arya di tengah diskusi hangat bersama para mitra.
Bagi Tasya, garis finis pendidikan kini mulai terlihat. Bahkan, ia sudah mematok target baru yang lebih tinggi.
“Terima kasih kepada Pertamina, berkat program UMiMAX ini, saya yang tadinya hampir putus kuliah, bisa terus berkuliah. Saya bahkan berharap bisa melanjutkan sampai tingkat S2,” tuturnya menutup percakapan. Di balik kepulan uap kopi, mimpi itu kini terasa kian nyata. (*)






