URBANCITY.CO.ID – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat basis data dalam upaya percepatan penurunan stunting nasional.
Melalui program intervensi gizi terpadu yang menyasar 3.169 anak di sembilan provinsi, Telkom berhasil mengintegrasikan 1.231 anak ke dalam platform digital Stunting Action Hub.
Langkah ini diambil untuk memastikan setiap intervensi nutrisi terpantau secara presisi dan berkelanjutan.
Dengan sistem digital, parameter pertumbuhan anak seperti tinggi badan, berat badan, hingga status gizi dapat dievaluasi secara real-time guna mengejar target nasional penurunan prevalensi stunting.
SGM Social Responsibility Telkom, Hery Susanto, menegaskan bahwa penanganan stunting di era modern harus melampaui sekadar pemberian bantuan logistik. Menurutnya, penguatan ekosistem data adalah kunci efektivitas program.
Baca Juga: Telkom Solution Perkuat Ekonomi Nasional Lewat Orkestrasi Ekosistem Digital
“Telkom memandang bahwa penanganan stunting tidak hanya memerlukan bantuan logistik, tetapi juga penguatan ekosistem data yang terintegrasi. Melalui Stunting Action Hub, kami berupaya memastikan setiap intervensi yang diberikan dapat terpantau secara terukur dan real-time,” ujar Hery dalam keterangannya, Jumat, 27 Februari 2026.
Jangkauan Lintas Provinsi
Program yang berlangsung sepanjang tahun 2025 ini tersebar di wilayah-wilayah strategis, mulai dari Lampung, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Selatan. Kolaborasi dengan pemangku kepentingan daerah menjadi ujung tombak untuk memastikan bantuan nutrisi jatuh ke tangan yang tepat.



