Puncak karier militernya tercatat saat ia dipercaya menjabat sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI) periode 1988–1993.
Selepas dari militer, ia melanjutkan pengabdiannya di ranah sipil sebagai Wakil Presiden mendampingi Presiden Soeharto.
Integritas yang Tak Tergoyahkan
Sepanjang hayatnya, Try Sutrisno menjadi simbol loyalitas tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Baca Juga: Wapres Ma’ruf Amin: ACFTA 3.0 Akan Membuka Pasar Perdagangan Lebih Luas Antara ASEAN dan Tiongkok
Keteladanan dan integritasnya sering kali menjadi rujukan bagi generasi penerus bangsa. Ia meninggalkan warisan berupa catatan penting dalam sejarah perjalanan politik dan militer Indonesia.
Wafatnya Try Sutrisno bukan hanya kehilangan bagi keluarga besar TNI, tetapi juga bagi seluruh rakyat Indonesia yang mengenalnya sebagai figur pemimpin yang merakyat dan bersahaja. Semangat pengabdiannya diharapkan tetap menjadi inspirasi dalam menjaga persatuan nasional.
Sepanjang perjalanan hidupnya, negara memberikan berbagai tanda kehormatan atas jasa dan pengabdiannya, yakni:
1. Bintang Republik Indonesia Adipradana
2. Bintang Mahaputra Adipurna
3. Bintang Mahaputra Adipradana
4. Bintang Yudha Dharma Utama
5. Bintang Swa Bhuwana Utama
6. Bintang Bhayangkara Utama
7. Bintang Kartika Eka Pakci Utama
8. Bintang Jalasena Utama
9. Bintang Swa Bhuwana Utama
10. Bintang Penghargaan Legiun Veteran RI
Baca Juga: Wapres Terpilih Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Menkominfo dan Jajaran






