<strong>URBANCITY.CO.ID</strong> - PT Waskita Karya (Persero) selalu menerapkan inovasi Building Information Modeling (BIM) 5D dalam menggarap proyek properti. Dengan strategi ini, Waskita menjamin pembangunan proyek akan selesai tepat waktu. Kok bisa? Bisa saja, sebab dengan menerapkan BIM 5D dimana proses pekerjaan pada proyek menjadi lebih mudah mulai dari pembuatan gambar kerja, review desain, mapping progress, sequence pekerjaan, quantity take off dan cost estimate. Bahkan, mereka juga lebih mudah koordinasi dengan pihak yang terlibat pada proses pembangunan proyek baik itu pemberi tugas, kontraktor, maupun konsultan. SVP Corporate Secretary Perseroan Waskita, Ermy Puspa Yunita mengungkapkan, dengan adanya sistem data berbasis cloud maka seluruh proses kegiatan proyek dapat terekam dan tersimpan dengan baik juga dapat diakses secara realtime kapanpun dimanapun. Baca Juga: <a href="https://urbancity.co.id/ini-dia-penampakan-perkantoran-hijau-besutan-waskita/">Ini Dia Penampakan Perkantoran Hijau Besutan Waskita</a> Waskita selalu menhttps://urbancity.co.id/wp-content/uploads/2019/10/Post-1.pngg pengembangan green construction saat pelaksanaan konstruksi. Ini merupakan salah satu upaya Perseroan dalam meningkatkan dan melindungi keragaman ekosistem, memperbaiki kualitas udara, mereduksi limbah serta konservasi sumber daya alam. "Hal ini menjadi salah satu bentuk komitmen Waskita terhadap keberlangsungan dan penyelamatan lingkungan serta ekosistem alam,” ujar Ermy di Jakarta, dikutip Jakartadaily.id, Rabu, 27 Maret 2024. Tidak heran bila, Waskita mampu mengerjakan proyek properti milik PT Bukit Asam Tbk (PTBA) sesuai dengan waktu yang dijanjikan. Adapun properti milik PTBA dimaksud adalah Hotel Saka dan Apartemen Duren Tiga, Jakarta Selatan.<!--nextpage--> Belum lama ini, Waskita telah menyelesaikan pembangunan konstruksi dan meresmikan pengoperasian kedua gedung komersial milik PTBA tersebut. Baca Juga: <a href="https://urbancity.co.id/pemerintah-serahkan-655-rumah-korban-gempa-palu/">Pemerintah Serahkan 655 Rumah Korban Gempa Palu</a> Direktur Utama Bukit Asam, Arsal Ismail hadir dalam seremonial peresmian yang turut disaksikan langsung oleh Direktur HCM, Pengembangan Sistem & Legal Waskita Karya, Ratna Ningrum. Acara ini juga dihadiri oleh seluruh Jajaran Direksi PTBA. Ermy Puspa menyebut tidak hanya mengerjakan Hotel Saka dan Apartemen, sebelumnya perseroan juga mengerjakan proyek Rumah Dinas dan Town House Duren Tiga. Dalam kontrak, Perseroan mengerjakan proyek ini terbagi dalam dua tahap. Pertama Rumah Dinas dan Town House yang telah selesai pembangunannya pada tahun 2021. Tahap kedua untuk Hotel Saka, Apartemen dan Club House juga telah selesai pada tahun 2022. "Namun baru diresmikan tahun ini,” kata Ermy. Baca Juga: <a href="https://urbancity.co.id/bendungan-cibeet-cariu-jadi-pengendali-banjir-di-bekasi/">Bendungan Cibeet Cariu Jadi Pengendali Banjir di Bekasi</a> Menurt dia, properti milik PT Bukit Asam Tbk ini dibangun diatas lahan seluas 19.711 m2. Pembangunan tahap 1 yaitu, 16 unit Rumah Tipe Town House 2 lantai, 12 Unit Rumah Tipe 150 2 lantai, 18 unit Rumah Tipe 120 2 lantai, 22 Unit Rumah Tipe 90 2 lantai dan Masjid 2 lantai. Selanjutnya tahap 2 yaitu, Hotel Saka & Apartemen 5 lantai & 1 semi basement, Club House 2 lantai & 2 kolam renang, 4 unit Ruko 2 lantai, Lapangan Tenis dan Lapangan Basket. Untuk diketahui, Waskita meraih kontrak paket pekerjaan proyek properti milik Bukit Asam ini senilai Rp151 miliar dengan lingkup pekerjaan Struktur, Arsitektur dan Mekanikal Elektrikal dan Plumbing.<!--nextpage--> <strong>Dapatkan Informasi Menarik Lainnya di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMNO7qgww4Lu3BA?ceid=ID:id&oc=3">GOOGLE NEWS</a></strong>