Pada kesempatan yang sama, Deputy Presiden Direktur Combiphar Group, Lim Soeyantho mengungkapkan bahwa Perusahaan yang bergerak di bidang healthcare memiliki komitmen untuk wujudkan keberlanjutan. Menurutnya, langkah strategis ini dilakukan sebagai upaya dari Perusahaan dalam mengurangi jejak karbon, meningkatkan efisiensi energi, dan mendukung target bauran energi terbarukan nasional.
Sebagai perusahaan yang memiliki kebutuhan energi yang tinggi, transisi penggunaan energi terbarukan menjadi prioritas. Dengan pemanfaatan energi matahari, Combiphar tidak hanya menekan ketergantungan terhadap listrik berbasis fosil, tetapi juga mengurangi emisi karbon secara signifikan. “Sebagai perusahaan yang berkomitmen terhadap kesehatan masyarakat, kami percaya bahwa melindungi lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dari misi kami,” ungkapnya.
Baca juga : Perumahan Subsidi Mulia Gading Kencana Dapat Sertifikat Bangunan Hijau
Implementasi panel surya ini merupakan langkah konkret dalam mendukung transisi menuju energi hijau dan memastikan operasional kami semakin ramah lingkungan. Selain itu, pemasangan panel surya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menerapkan praktik bisnis berkelanjutan,” tambah Lim Soeyantho.
Langkah ini juga melengkapi berbagai inisiatif keberlanjutan lain yang telah diterapkan Combiphar, termasuk penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) sejak April 2024. Dengan kombinasi strategi energi hijau ini, Combiphar semakin mengukuhkan posisinya sebagai perusahaan farmasi yang tidak hanya berorientasi pada kesehatan masyarakat, tetapi juga pada pelestarian lingkungan.






