4 Langkah Keren Menkeu Purbaya di Awal Jabatan

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimis ekonomi Indonesia akan pulih akhir 2025 dengan percepatan belanja negara. (Dok. Kemenkeu)

URBANCITY.CO.ID – Bayangkan, baru dua minggu jadi Menteri Keuangan, Purbaya Yudha Sadewa udah bikin heboh dengan gebrakan-gebrakan ekonominya. Tujuannya agar ekonomi kita tetap stabil, biaya pinjam murah, duit negara nambah, dan orang-orang percaya sama anggaran pemerintah.

Yuk, kita bahas satu-satu apa aja yang dia lakuin. Pertama, dia gelontorin Rp 200 triliun ke bank-bank milik negara, alias Himbara. Ini kayak suntik dana gede buat bikin bunga pinjaman dan deposito turun.

Di konferensi pers di Kantor Presiden Jakarta Pusat, Purbaya bilang, “Saya pikir dengan cara itu, paling enggak kalau mereka belum bisa menyalurkan, karena mereka punya uang lebih, mereka enggak akan perang bunga lagi,” ungkap Purbaya.

Intinya, bank nggak perlu rebutan nasabah dengan bunga tinggi lagi. Hasilnya masyarakat lebih gampang pinjam buat belanja atau usaha, dan bank bisa bantu program pemerintah seperti Koperasi Desa Merah Putih dengan bunga rendah.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Yakin Ekonomi RI Bangkit Oktober dan Pulih Akhir 2025, Janji Besar Menanti

Kedua, Purbaya ngejar-ngejar penunggak pajak yang gede. Kemenkeu catat ada 200 orang atau perusahaan yang nunggak sekitar Rp 60 triliun. “Dalam waktu dekat akan kami tagih, dan mereka enggak akan bisa lari,” tegasnya.

Buat ngejar ini, dia kerjasama sama Polri, Kejaksaan Agung, KPK, dan PPATK. Plus, perbaiki sistem Coretax, gebuk rokok ilegal, dan Paket Ekonomi 2025. Oh ya, dia nolak banget tax amnesty kayak zaman Sri Mulyani dulu.

Ketiga, soal Ibu Kota Nusantara (IKN) yang lagi diraguin banyak orang. Purbaya janji dana APBN tetep ngalir, malah lebih cepat di 2026.

“Kami harapkan nanti, ketika kelihatan mulai jalan, swasta akan masuk ke sana,” ujarnya, dikutip Kompas.com, Rabu (24/9/2025). Pokoknya, APBN jadi modal awal buat bangun infrastruktur dasar, biar investor swasta ikut nimbrung nanti.

Keempat, biar duit dolar orang kaya Indonesia nggak kabur ke luar negeri. Pemerintah catat sejak awal 2025, dolar banyak yang keluar tiap bulan, terutama ke negara tetangga. Purbaya lagi siapin insentif menarik supaya WNI simpan dolar di sini aja.

Baca Juga: Menelisik Ekonomi RI: Napas Panjang di Ujung Tahun

“Saya baru tahu juga bahwa ternyata setiap bulan banyak juga orang Indonesia yang kirim dollar ke luar negeri. Uang-uangnya utamanya ke beberapa negara di kawasan sini. Jadi kita akan mencegah itu dengan memberikan insentif yang menarik, sehingga mereka enggak usah capek-capek kirim dollarnya ke luar,” jelas Purbaya.

Ini masih dibahas bareng Presiden Prabowo, dan bakal dibikin berbasis pasar biar orang lebih suka simpan di Indonesia.

Tapi, tantangan Purbaya ke depan nggak gampang. Penerimaan pajak sampe Agustus 2025 cuma Rp 1.135,4 triliun, turun 5,1% dari tahun lalu. Defisit APBN juga lagi tegang.

Meski begitu, dia yakin strategi ini bisa jadi solusi cepat sekaligus pondasi buat kebijakan jangka panjang. Dengan begini, keuangan negara aman, bank lebih cair, pajak naik, IKN jalan terus, dan duit nggak lari kemana-mana. (*)

Related Posts

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
news-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

maujp

maujp

sabung ayam online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

slot mahjong

118000556

118000557

118000558

118000559

118000560

118000561

118000562

118000563

118000564

118000565

118000566

118000567

118000568

118000569

118000570

118000571

118000572

118000573

118000574

118000575

118000576

118000577

118000578

118000579

118000580

118000581

118000582

118000583

118000584

118000585

118000586

118000587

118000588

118000589

118000590

118000591

118000592

118000593

118000594

118000595

118000596

118000597

118000598

118000599

118000600

118000601

118000602

118000603

118000604

118000605

118000606

118000607

118000608

118000609

118000610

118000611

118000612

118000613

118000614

118000615

118000616

118000617

118000618

118000619

118000620

118000621

118000622

118000623

118000624

118000625

118000626

118000627

118000628

118000629

118000630

128000621

128000622

128000623

128000624

128000625

128000626

128000627

128000628

128000629

128000630

128000631

128000632

128000633

128000634

128000635

128000636

128000637

128000638

128000639

128000640

128000641

128000642

128000643

128000644

128000645

128000646

128000647

128000648

128000649

128000650

128000651

128000652

128000653

128000654

128000655

128000656

128000657

128000658

128000659

128000660

128000661

128000662

128000663

128000664

128000665

128000666

128000667

128000668

128000669

128000670

128000671

128000672

128000673

128000674

128000675

128000676

128000677

128000678

128000679

128000680

128000681

128000682

128000683

128000684

128000685

128000686

128000687

128000688

128000689

128000690

128000691

128000692

128000693

128000694

128000695

138000421

138000422

138000423

138000424

138000425

208000296

208000297

208000298

208000299

208000300

208000301

208000302

208000303

208000304

208000305

208000306

208000307

208000308

208000309

208000310

208000311

208000312

208000313

208000314

208000315

208000316

208000317

208000318

208000319

208000320

208000321

208000322

208000323

208000324

208000325

208000326

208000327

208000328

208000329

208000330

208000331

208000332

208000333

208000334

208000335

208000336

208000337

208000338

208000339

208000340

208000341

208000342

208000343

208000344

208000345

208000346

208000347

208000348

208000349

208000350

208000351

208000352

208000353

208000354

208000355

208000356

208000357

208000358

208000359

208000360

208000361

208000362

208000363

208000364

208000365

208000366

208000367

208000368

208000369

208000370

news-1701