URBANCITY.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kepemimpinan taktis saat meninjau langsung dampak banjir di Kampung Tambun Inpres, Desa Buni Bakti, Bekasi, pada Sabtu (8/3/2025).
Di tengah genangan air, Presiden langsung menelepon Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana,
Tujuannya untuk memastikan kelancaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi warga terdampak.
Langkah ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga akses nutrisi masyarakat, bahkan dalam situasi darurat bencana yang menuntut fleksibilitas operasional tinggi.
“Pak Dadan, di Bekasi sudah berapa dapur ya? Pak Dadan saya sekarang di Kecamatan Babelan,” tanya Prabowo.
Bagi masyarakat urban yang peduli pada efektivitas kebijakan publik, intervensi langsung ini menjadi bukti bahwa sistem perlindungan sosial pemerintah memiliki daya tahan (resilience) yang kuat.
Baca juga : Konglomerat Besar Bertemu Prabowo, Kendalikan Bisnis Properti Ratusan Triliun!
Presiden tidak hanya meninjau infrastruktur yang terendam, tetapi juga mengoordinasikan solusi logistik,
Sehingga, suplai nutrisi tetap tersalurkan meski akses wilayah terhambat oleh banjir.
Adaptasi Logistik di Wilayah Terdampak Bencana
Badan Gizi Nasional (BGN) segera merespons instruksi Presiden dengan merancang skema dapur darurat di lokasi yang lebih tinggi.
Guna menjamin distribusi makanan ke sekolah-sekolah di wilayah Babelan.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, memaparkan strategi mitigasi mereka yang melibatkan pengoperasian dapur besar di Jakarta.
Hal itu sebagai cadangan suplai jika fasilitas di daerah mengalami kendala teknis akibat banjir.




