URBANCITY.CO.ID – Gerbong restorasi kereta api kini tak lagi hanya menyajikan menu konvensional. Sebanyak enam produk pangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terpilih resmi mengisi etalase kuliner di atas rel.
Kehadiran produk lokal ini ditinjau langsung oleh Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi di Stasiun Gambir, Selasa sore, 24 Februari 2026.
Menteri Perdagangan Budi Santoso, yang akrab disapa Busan, menyatakan langkah ini merupakan kolaborasi strategis antara Kemendag, Kemenhub, PT KAI, dan PT KAI Services untuk memberikan panggung bagi produk lokal di pasar yang sangat prospektif.
“Hari ini kami meluncurkan produk-produk UMKM yang sekarang sudah tersedia di layanan kereta api. Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan PT KAI dan PT KAI Services, dan Kementerian Perhubungan, untuk memfasilitasi produk-produk UMKM kita (masuk kereta api),” ujar Mendag Busan saat meninjau gerbong KA Argo Sindoro tujuan Semarang Tawang.
Baca Juga: Sokong Swasembada Pangan, Mendag Busan Dorong Bulog Maksimalkan Sistem Resi Gudang
Proses Kurasi Ketat
Masuknya produk-produk ini bukan tanpa seleksi. Keenam jenama tersebut merupakan hasil kurasi ketat dari 50 produk unggulan melalui proses business matching yang difasilitasi Kemendag sejak September 2025. Aspek yang dinilai meliputi kualitas rasa, kemasan, keamanan pangan, hingga kesiapan logistik.
Daftar enam produk UMKM tersebut adalah:
- Pempek Crunchy
- Kulit Ayam Crispy
- Tahu Walik
- Keripik Singkong Panggang
- Stik Keju Ulir
- Minuman Jahe Rempah
Empat produk tersedia di kereta restorasi pada 15 rangkaian Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) seperti Argo Bromo Anggrek, Gajayana, Jayabaya, dan Majapahit. Sementara dua produk lainnya dipasarkan di jaringan Loko Café, termasuk di Stasiun Kereta Cepat Halim, Stasiun Tugu Yogyakarta, Bandung, dan Malioboro.




