URBANCITY.CO.ID – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menegaskan pentingnya memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Dalam kunjungan kerja bertajuk “Safari Ramadan Nyaman Bersama” di Aceh, Riefky mengajak masyarakat menjadikan masjid dan pondok pesantren sebagai titik awal kebangkitan ekonomi lokal.
“Alhamdulillah pada hari ini, kita dapat bersilaturahmi kembali di tempat yang mulia dalam rangka menyambut buka puasa bersama. Insyaallah, kita akan terus berkolaborasi untuk membangun Aceh yang kita cintai dan kita banggakan,” tutur Teuku Riefky menjelang buka puasa di Masjid Darul Huda Bambi, Selasa, 24 Februari 2026.
Fokus pada Pengembangan Talenta Daerah
Dalam rangkaian kunjungannya, Teuku Riefky menekankan bahwa peran kementeriannya kini akan lebih spesifik pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Menurutnya, pegiat industri kreatif di level akar rumput, termasuk di lingkungan religi, perlu mendapatkan pendampingan teknis agar mampu bersaing.
Baca Juga: Program MASAMO Lampung: Menteri Ekraf Gandeng MasterChef Tingkatkan Kualitas Makan Bergizi Gratis
“Saat ini, Kementerian Ekonomi Kreatif sifatnya lebih fokus pada pembangunan skill, talenta, dan kemampuan para pegiat industri kreatif sehingga dapat membantu mendorong kegiatan masyarakat di lingkungan masjid maupun pondok pesantren,” ucap Riefky.
Politikus asal Aceh ini menilai banyak nilai ekonomi kerakyatan yang dijumpai selama perjalanan di berbagai kota di Serambi Mekkah. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, pengurus masjid, dan pesantren dapat menciptakan ekosistem kreatif yang berkelanjutan.




