URBANCITY.CO.ID – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus memperkuat fondasi sumber daya manusia (SDM) di sektor pariwisata guna menghadapi dinamika global yang kian kompleks.
Melalui penyelenggaraan Stakeholder Meeting, Kemenpar menargetkan peningkatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) agar lebih adaptif dan profesional dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan.
Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenpar, Martini M. Paham, menegaskan bahwa kualitas aparatur merupakan kunci dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045 serta arah kebijakan nasional Asta Cita Presiden.
“Di tengah dinamika global yang bercirikan VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity), aparatur sipil negara dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalitas, dan daya saing agar mampu menghadapi perubahan secara adaptif serta memastikan pembangunan sektor pariwisata berjalan berkelanjutan,” ujar Martini dalam keterangan resminya, Jumat, 27 Februari 2026.
Baca Juga: Misi TransNusa di Manado: Kemenpar Bidik Devisa Lewat Jalur Langsung Taipei-Sulawesi Utara
Sinergi Pusat dan Daerah
Pertemuan yang digelar secara daring pada Kamis, 26 Februari lalu ini diikuti oleh lebih dari 1.300 peserta. Mereka terdiri dari perwakilan Dinas Pariwisata dari 38 provinsi, badan kepegawaian daerah, Politeknik Pariwisata, hingga perwakilan dari Kementerian PANRB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Martini menyebut forum ini sebagai ruang strategis untuk memperkuat pembinaan antara pusat dan daerah. Senada dengan hal tersebut, Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur dan Pendidikan Vokasi Kemenpar, Andar Danova L. Goeltom, menekankan pentingnya koordinasi lintas unit.




