URBANCITY.CO.ID – InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) mengintensifkan langkah pemulihan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika setelah cuaca ekstrem memicu banjir pada 23–24 Februari 2026.
Fokus pengelola kawasan kini terbagi dua: percepatan normalisasi infrastruktur fisik dan pemulihan kondisi psikologis warga terdampak.
Hujan dengan intensitas tinggi akibat fenomena hidrometeorologi tersebut sebelumnya menyebabkan genangan di 10 dusun di Desa Kuta serta 9 titik di dalam kawasan KEK Mandalika.
Sebagai respons cepat, ITDC mulai menyalurkan 70 paket sembako kepada warga di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, pada Jumat, 27 Februari 2026.
Direktur Operasi ITDC, Troy Warokka, menegaskan bahwa komitmen perusahaan mencakup aspek sosial yang lebih luas.
Baca Juga: Banjir Terjang Sekitar KEK Mandalika, Pemprov NTB dan ITDC Perkuat Sistem Mitigasi Lintas Sektor
“Dukungan ini kami berikan sebagai bagian dari komitmen ITDC untuk memastikan masyarakat di sekitar kawasan dapat kembali pulih dan beraktivitas dengan normal,” ujar Troy dalam keterangan resminya, Minggu, 1 Maret 2026.
Pengerukan Sedimen dan Normalisasi Jalur
Di sisi teknis, tim ITDC bekerja sama dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I untuk mengatasi penyumbatan aliran air.
Fokus utama pengerjaan dilakukan di area Ground Water Tank (GWT) Barat dengan mengerahkan alat berat untuk pengerukan sedimen yang terbawa arus banjir.
Selain pengerukan, petugas di lapangan melakukan penutupan sementara di sejumlah akses jalan yang masih terdampak lumpur guna menjamin keselamatan pengguna jalan. Langkah ini diambil sembari menunggu proses pembersihan dan pengeringan area selesai sepenuhnya.




