DPLK Syariah Muamalat Catat Pertumbuhan Pesat, Dana Kelolaan Tembus Rp1,9 Triliun

Karyawan mengakses website Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Syariah Muamalat (Dok : Bank Muamalat)

URBANCITY.CO.ID – Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Syariah Muamalat membukukan performa impresif sepanjang tahun buku 2025. Anak usaha yang didirikan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk ini berhasil memperluas basis kepesertaan secara signifikan, didorong oleh masifnya program literasi keuangan syariah di tanah air.

Berdasarkan data terbaru, DPLK Syariah Muamalat menambah lebih dari 13 ribu peserta individu baru selama setahun terakhir. Lonjakan ini menggenapkan total peserta individu menjadi lebih dari 125 ribu orang. Tak hanya di segmen ritel, kemitraan korporasi juga tumbuh 11 persen secara tahunan (year on year/yoy). Hingga akhir 2025, tercatat ada tambahan 92 perusahaan baru yang bergabung, melengkapi total 825 perusahaan yang telah bekerja sama sebelumnya.

Executive Director DPLK Syariah Muamalat, Aznovri Kurniawan, mengungkapkan bahwa ekspansi jumlah peserta ini berdampak langsung pada posisi keuangan perusahaan. Dana kelolaan DPLK Syariah Muamalat tercatat mencapai lebih dari Rp1,9 triliun pada 2025, atau tumbuh 12 persen yoy. Angka ini diklaim berada di atas rata-rata pertumbuhan industri.

Baca Juga : Bank Muamalat Rilis Tabungan iB Hijrah Prima: Menabung Sekaligus Donasi di Bulan Ramadan

“Alhamdulillah, pertumbuhan jumlah peserta yang signifikan mencerminkan meningkatnya kepercayaan dan kesadaran masyarakat dalam mempersiapkan pensiun yang berkah dan sejahtera melalui investasi pensiun secara syariah di DPLK Syariah Muamalat,” kata Aznovri dalam keterangan tertulis, Senin, 9 Maret 2026.

Selain pertumbuhan aset, indikator profitabilitas dan efisiensi perusahaan menunjukkan tren positif. Rasio pengembalian aset atau Return on Asset (RoA) naik menjadi 6,44 persen, dibandingkan posisi 5,38 persen pada 2024.

Efisiensi juga terlihat dari rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) yang menyusut ke angka 16,28 persen dari sebelumnya 18,35 persen. Di sisi lain, peserta menikmati kenaikan imbal hasil investasi menjadi 7,72 persen pada 2025.

Aznovri menyebutkan, keberhasilan ini merupakan buah dari strategi optimalisasi investasi yang dijalankan secara disiplin. “Patut disyukuri, semua paket investasi DPLK Syariah Muamalat selama 2025 memberikan imbal hasil lebih dari 7%, baik paket investasi yang berisiko rendah, sedang, maupun tinggi,” ujarnya.

Menghadapi tantangan tahun ini, DPLK Syariah Muamalat konsisten menerapkan “Strategi Tiga Pilar”. Strategi tersebut mencakup pertumbuhan bisnis yang solid, optimalisasi investasi, serta penguatan tata kelola melalui peningkatan layanan dan digitalisasi.

Untuk mempermudah akses, perusahaan mengandalkan integrasi digital melalui aplikasi mobile banking Muamalat DIN. Melalui platform ini, peserta dapat memantau saldo, melakukan transaksi, hingga membuka rekening baru secara mandiri.

“Peserta kini semakin mudah dalam mengakses informasi saldo, transaksi, dan pembukaan rekening baru lewat aplikasi mobile banking Muamalat DIN,” tutur Aznovri. Ia menambahkan bahwa bagi peserta yang ingin melakukan klaim manfaat pensiun, prosesnya tetap dapat dilakukan melalui seluruh jaringan kantor cabang Bank Muamalat di seluruh Indonesia.

Related Posts

Add New Playlist

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

post 138000906

post 138000907

post 138000908

post 138000909

post 138000910

post 138000911

post 138000912

post 138000913

post 138000914

post 138000915

post 138000916

post 138000917

post 138000918

post 138000919

post 138000920

post 138000921

post 138000922

post 138000923

post 138000924

post 138000925

cuaca 228000631

cuaca 228000632

cuaca 228000633

cuaca 228000634

cuaca 228000635

cuaca 228000636

cuaca 228000637

cuaca 228000638

cuaca 228000639

cuaca 228000640

cuaca 228000641

cuaca 228000642

cuaca 228000643

cuaca 228000644

cuaca 228000645

cuaca 228000646

cuaca 228000647

cuaca 228000648

cuaca 228000649

cuaca 228000650

cuaca 228000651

cuaca 228000652

cuaca 228000653

cuaca 228000654

cuaca 228000655

cuaca 228000656

cuaca 228000657

cuaca 228000658

cuaca 228000659

cuaca 228000660

cuaca 228000661

cuaca 228000662

cuaca 228000663

cuaca 228000664

cuaca 228000665

cuaca 228000666

cuaca 228000667

cuaca 228000668

cuaca 228000669

cuaca 228000670

cuaca 228000671

cuaca 228000672

cuaca 228000673

cuaca 228000674

cuaca 228000675

cuaca 228000676

cuaca 228000677

cuaca 228000678

cuaca 228000679

cuaca 228000680

cuaca 228000681

cuaca 228000682

cuaca 228000683

cuaca 228000684

cuaca 228000685

cuaca 228000686

cuaca 228000687

cuaca 228000688

cuaca 228000689

cuaca 228000690

post 238000581

post 238000582

post 238000583

post 238000584

post 238000585

post 238000586

post 238000587

post 238000588

post 238000589

post 238000590

post 238000591

post 238000592

post 238000593

post 238000594

post 238000595

post 238000596

post 238000597

post 238000598

post 238000599

post 238000600

info 328000541

info 328000542

info 328000543

info 328000544

info 328000545

info 328000546

info 328000547

info 328000548

info 328000549

info 328000550

info 328000551

info 328000552

info 328000553

info 328000554

info 328000555

info 328000556

info 328000557

info 328000558

info 328000559

info 328000560

info 328000561

info 328000562

info 328000563

info 328000564

info 328000565

info 328000566

info 328000567

info 328000568

info 328000569

info 328000570

berita 428011451

berita 428011452

berita 428011453

berita 428011454

berita 428011455

berita 428011456

berita 428011457

berita 428011458

berita 428011459

berita 428011460

berita 428011461

berita 428011462

berita 428011463

berita 428011464

berita 428011465

berita 428011466

berita 428011467

berita 428011468

berita 428011469

berita 428011470

berita 428011471

berita 428011472

berita 428011473

berita 428011474

berita 428011475

berita 428011476

berita 428011477

berita 428011478

berita 428011479

berita 428011480

kajian 638000021

kajian 638000022

kajian 638000023

kajian 638000024

kajian 638000025

kajian 638000026

kajian 638000027

kajian 638000028

kajian 638000029

kajian 638000030

kajian 638000031

kajian 638000032

kajian 638000033

kajian 638000034

kajian 638000035

kajian 638000036

kajian 638000037

kajian 638000038

kajian 638000039

kajian 638000040

kajian 638000041

kajian 638000042

kajian 638000043

kajian 638000044

kajian 638000045

kajian 638000046

kajian 638000047

kajian 638000048

kajian 638000049

kajian 638000050

kajian 638000051

kajian 638000052

kajian 638000053

kajian 638000054

kajian 638000055

article 788000021

article 788000022

article 788000023

article 788000024

article 788000025

article 788000031

article 788000032

article 788000033

article 788000034

article 788000035

article 788000036

article 788000037

article 788000038

article 788000039

article 788000040

article 788000041

article 788000042

article 788000043

article 788000044

article 788000045

article 788000046

article 788000047

article 788000048

article 788000049

article 788000050

article 788000051

article 788000052

article 788000053

article 788000054

article 788000055

article 788000056

article 788000057

article 788000058

article 788000059

article 788000060

news-1701