URBANCITY.CO.ID – Borneo FC Samarinda berhasil memaksakan hasil imbang saat menjamu pemuncak klasemen, Persib Bandung, dalam laga tunda pekan ke-21 Super League 2025/2026.
Meski gagal mengamankan poin penuh di kandang, skuad Pesut Etam optimis persaingan memperebutkan gelar juara musim ini masih sangat dinamis.
Berlaga di Stadion Segiri, Samarinda, tuan rumah sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Adam Alis. Borneo FC baru bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat eksekusi penalti Mariano Peralta di menit-menit akhir pertandingan.
Hasil berbagi poin ini membuat konstelasi di papan atas klasemen tidak bergeser. Persib Bandung masih kokoh di puncak dengan koleksi 58 poin, dibayangi Borneo FC di posisi kedua dengan 54 poin.
Baca Juga: MoU PSSI dan RS Abdi Waluyo. Erick Thohir, Sports Science Penting Dalam Transformasi Sepakbola
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, mengapresiasi daya juang anak asuhnya yang pantang menyerah hingga peluit panjang berbunyi.
“Dalam pertandingan ketat seperti ini, kalau dapat satu poin berkat kerja keras, menurut saya itu hasil yang bagus. Yang tidak bisa kami terima adalah kalau kalah di rumah sendiri di depan pendukung sendiri,” kata Fabio Lefundes.
Persaingan Papan Atas Semakin Sengit
Gelandang andalan Pesut Etam, Kei Hirose, menilai selisih empat poin bukanlah jarak yang mustahil untuk dikejar. Terlebih, kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini masih menyisakan sembilan pertandingan sisa.
Kei juga menyoroti hasil imbang yang diraih tim rival lainnya, seperti Persija Jakarta, yang membuat persaingan di empat besar—termasuk Malut United—tetap terbuka bagi siapa pun untuk merangsek ke posisi puncak.




