URBANCITY.CO.ID – PT TASPEN (Persero) memperkuat taringnya di Bumi Serambi Mekkah melalui kolaborasi strategis dengan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI).
Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk menstimulasi pertumbuhan layanan bagi penerima pensiun di wilayah Provinsi Aceh pada Kamis, 12 Maret 2026.
Sinergi ini difokuskan pada peningkatan literasi keuangan serta kemudahan akses bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas.
Direktur Operasional TASPEN, Tribuna Phitera Djaja, bersama Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, memimpin langsung seremoni kesepakatan yang berlangsung di Lhokseumawe tersebut.
Baca Juga: Taspen Salurkan THR 2026 ke 3,2 Juta Pensiunan Mulai 5 Maret: Cek Rincian dan Komponennya
Corporate Secretary TASPEN, Henra, menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan upaya perusahaan untuk tetap relevan dengan kebutuhan peserta di daerah.
“TASPEN senantiasa membuka ruang kolaborasi dengan berbagai mitra strategis untuk menghadirkan layanan yang semakin adaptif dan relevan bagi peserta, khususnya bagi ASN yang akan memasuki masa pensiun maupun para pensiunan,” ujar Henra.
Basis Peserta Besar di Aceh
Data per Februari 2026 menunjukkan urgensi penguatan layanan di Aceh. Saat ini, TASPEN melayani lebih dari 139 ribu peserta aktif dan pensiun di provinsi tersebut. Dari jumlah itu, sekitar 84 ribu peserta berada di bawah naungan TASPEN Kantor Cabang Lhokseumawe.
Besarnya basis massa ini menuntut infrastruktur layanan yang lebih inklusif. Hingga kini, TASPEN telah mengintegrasikan jaringan dengan 45 mitra bayar nasional, yang terdiri dari satu mitra pos, 13 bank nasional, 28 Bank Pembangunan Daerah (BPD), hingga tiga Bank Perkreditan Rakyat (BPR).




