URBANCITY.CO.ID – Pemerintah Indonesia secara agresif memperluas penetrasi produk pangan olahan dan komoditas tropis ke Negeri Tirai Bambu melalui partisipasi dalam The 14th China Food Trade Fair 2026.
Sebanyak 17 perusahaan nasional unjuk kekuatan di Wuhan International Expo Center, Tiongkok, pada 28–31 Maret 2026, untuk membidik peluang ekspor di salah satu hub logistik terpenting Tiongkok Tengah tersebut.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, menegaskan bahwa ajang ini merupakan momentum strategis untuk mempromosikan kekayaan sektor perikanan dan buah-buahan unggulan.
Pemerintah optimis produk Indonesia memiliki daya saing tinggi untuk merebut hati konsumen global.
Baca Juga: Sebanyak 6.226 Calon Pembeli dari Seluruh Dunia Telah Mendaftar di Trade Expo Indonesia 2024
“Pameran ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan kekayaan sektor perikanan dan buah tropis Indonesia ke pasar global, khususnya Tiongkok. Produk unggulan Indonesia memiliki potensi yang besar dan kami yakin akan mampu bersaing di pasar dunia,” ujar Puntodewi dalam keterangan resminya.
Fokus pada Komoditas Tropis dan Boga Bahari
Menempati Paviliun Indonesia seluas 90 meter persegi, delegasi Indonesia memamerkan beragam produk mulai dari rempah-rempah, porang, kopi, hingga komoditas bernilai tinggi seperti sarang burung walet.
Sektor kelautan juga menjadi primadona dengan tampilan boga bahari (seafood) dan karagenan, disusul produk herbal seperti kratom dan spirulina.




