URBANCITY.CO.ID – Rencana duel ekshibisi dua legenda tinju dunia, Mike Tyson dan Floyd Mayweather Jr., yang semula dijadwalkan bergulir pada 25 April ini dipastikan batal terlaksana. Nihilnya promosi masif dan persiapan teknis di lapangan menjadi indikator utama laga super itu urung digelar akhir pekan ini.
Meski demikian, asa para penggemar untuk melihat “Iron Mike” bersanding di atas ring dengan “Pretty Boy” belum sepenuhnya padam. Penasihat Mike Tyson, Amer Abdallah, mengonfirmasi bahwa negosiasi antarkubu sebenarnya telah mencapai titik temu yang signifikan.
“Ada kontrak yang sudah disepakati. Detailnya akan segera terungkap. Saya yakin pertarungan itu akan terjadi,” kata Abdallah kepada Boxing News.
Simpang Siur Lokasi dan Agenda Padat Mayweather
Semula, pertarungan lintas kelas ini direncanakan bakal menggetarkan Republik Demokratik Kongo. Namun, realisasi duel menemui jalan berliku lantaran jadwal padat Mayweather. Mantan juara dunia di lima kelas berbeda itu dikabarkan tengah “bermain dua kaki” dengan sejumlah rencana laga lainnya.
Baca Juga : Lionel Messi Digugat Rp120,2 Miliar Akibat Absen Bertanding dan Dugaan Pelanggaran Kontrak
Selain Tyson, nama Manny Pacquiao dan Mike Zambidis juga masuk dalam daftar calon lawan Mayweather. Hal inilah yang diduga membuat fokus promosi terpecah, sehingga laga melawan Tyson yang diprediksi bakal menyedot perhatian dunia itu terkatung-katung tanpa kejelasan tanggal baru.
Polemik Duel Ulang Pacquiao
Ketidakpastian ini nyatanya tidak hanya menimpa kubu Tyson. Rencana laga ulang (rematch) antara Mayweather melawan rival bebuyutannya, Manny Pacquiao, juga diselimuti polemik.
Kubu Pacquiao sempat meradang karena perubahan status pertandingan. Awalnya, laga disebut sebagai pertarungan profesional, namun belakangan pihak Mayweather mengklaim duel tersebut hanya bersifat ekshibisi.
Hingga saat ini, pihak Pacquiao tetap menuntut Mayweather menjalankan rencana awal sesuai kesepakatan profesional. Ketegangan semakin memuncak saat Mayweather justru mengumumkan rencana duel dengan Mike Zambidis, padahal ia belum memberikan pernyataan resmi terkait kelanjutan kontrak melawan Mike Tyson.




