URBANCITY.CO.ID – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan bahwa fungsi kemasan kini telah bergeser dari sekadar pelindung produk menjadi elemen strategis untuk meningkatkan nilai jual.
Di tengah persaingan yang kian ketat, desain kemasan yang berkualitas menjadi media komunikasi visual krusial untuk membangun identitas merek dan menarik minat konsumen dunia.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa penguatan kapasitas pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) dalam pengembangan desain merek harus terus dipacu agar produk lokal mampu bersaing, baik di pasar domestik maupun mancanegara.
Kemasan Sebagai Identitas Merek
Menurut Menperin, pemilihan material, desain visual, hingga aspek keberlanjutan kini menjadi faktor penentu bagi konsumen sebelum membeli sebuah produk. Inovasi kemasan bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan mendasar bagi IKM.
Baca Juga: PMI Manufaktur April 2026 Turun, Kemenperin Siapkan Insentif Cegah Gelombang PHK Industri
Kemasan yang berkualitas dan berdaya saing tidak hanya berfungsi melindungi produk, tetapi juga menjadi representasi kualitas dan identitas sebuah brand.
“Oleh karena itu, penguatan kapasitas pelaku IKM dalam pengembangan desain merek dan kemasan perlu terus dipacu,” ujar Menperin Agus Gumiwang, dikutip Minggu (10/5/2026).
Klinik Desain Merek dan Layanan Digital e-Kemasan
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Reni Yanita, mengungkapkan bahwa Kemenperin telah memiliki Klinik Desain Merek dan Kemasan (KDMK) sejak tahun 2003 untuk mendampingi pelaku usaha.




