URBANCITY.CO.ID – Bagi sebuah perusahaan pencari minyak dan gas, urusan baju seragam bekas barangkali dianggap sepele.
Namun, di tangan tim inovator PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling), tumpukan kain lusuh itu justru menjadi tiket emas menuju podium juara di panggung internasional.
Anak usaha PT Pertamina (Persero) di bidang jasa pengeboran ini baru saja menorehkan prestasi gemilang di Bangkok, Thailand.
Dalam ajang 7th Asia Pacific IEOM Conference yang digelar 25–27 Maret 2026 lalu, Pertamina Drilling sukses menyabet Juara Pertama (First Place) pada kategori Onsite Supply Chain and Logistics Competition.
Baca juga: Pertamina Drilling dan Halliburton Kerja Sama, Bidik Proyek Energi Timur Tengah
Mereka berhasil menekuk tim-tim tangguh dari berbagai negara, termasuk raksasa akademik asal India.
Kemenangan ini diraih berkat karya ilmiah bertajuk “From Waste to Value in Drilling Operations: MFA of PERTAMINA’s Circular Uniform Upcycling Initiative”.
Sebuah riset mendalam yang membedah bagaimana perusahaan mengelola limbah seragam kerja bekas dengan prinsip ekonomi sirkular.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya saat ditemui di kantornya pada Kamis (4/6).
Bagi Avep, trofi internasional yang rencananya akan diserahkan secara resmi pada 30 Juni 2026 nanti adalah bukti sahih bahwa kultur inovasi perusahaannya diakui dunia.
Baca juga: Genjot Efisiensi Hulu Migas, Pertamina Drilling Integrasikan Teknologi Pengeboran Digital




