URBANCITY.CO.ID – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memperkuat komitmen sosialnya melalui program “Desa Sehat Bebas Stunting” di Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Inisiatif ini menyasar empat desa prioritas, yaitu Sukamanah, Banjarsari, Wanasuka, dan Margamukti.
BNI berkolaborasi erat dengan pemerintah kecamatan serta Puskesmas Sukamanah untuk memastikan penyaluran bantuan gizi tepat sasaran bagi kelompok rentan.
Program ini menyasar langsung anak-anak berisiko stunting, ibu hamil dengan kondisi Kekurangan Energi Kronis (KEK), serta remaja putri di wilayah tersebut.
BNI menyediakan intervensi gizi intensif selama tiga bulan penuh untuk mendukung perbaikan kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.
Baca juga:Â Libur Tahun Baru Islam 1448 H, BNI Buka Layanan Terbatas di 13 Kantor Cabang
Pendekatan terpadu ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul sejak usia dini.
Komitmen Nyata BNI bagi Masyarakat
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk memberikan manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat.
BNI menyalurkan bantuan berupa Paket Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pemulihan kepada 65 anak dan Paket Nutrisi bagi 12 ibu hamil selama periode yang telah ditentukan.
Edukasi kesehatan dan pemberian tablet tambah darah kepada 50 remaja putri juga melengkapi rangkaian intervensi tersebut.
Program Desa Sehat Bebas Stunting ini merupakan wujud kontribusi BNI dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya kelompok yang rentan mengalami masalah gizi.




