URBANCITY.CO.ID – Stabilitas harga kebutuhan pokok menjadi pilar utama menjaga daya beli masyarakat urban dan kawasan penyangga di tengah dinamika inflasi.
Menjawab tantangan efisiensi rantai pasok tersebut, Perum BULOG menegaskan komitmen penuh mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Lembaga ini berfungsi sebagai infrastruktur resmi Pemerintah di tingkat akar rumput guna mempercepat penetrasi program pangan murah dan layanan publik esensial.
Pemerintah mematangkan langkah strategis tersebut dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) tingkat menteri terkait tata kelola KDKMP.
Baca Juga: Stok Beras Terbesar dalam Sejarah, BULOG Percepat Penyaluran Pangan Nasional
Agenda penting ini menghadirkan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani bersama Direktur Pemasaran Rahmanto Amin Jatmiko, serta Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) Joao Angelo De Sousa Mota.
Sinergi Ekosistem Baru Menjaga Daya Beli Urban
Pertemuan antar-pemangku kebijakan ini memperkokoh sinergi lintas instansi, mencakup Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Kementerian Koperasi, BP BUMN, hingga jejaring korporasi pelat merah.
Kolaborasi terpadu menjamin KDKMP bergerak lincah menghadirkan dampak ekonomi riil sekaligus melindungi kantong belanja rumah tangga modern.
Baca Juga: BULOG Gandeng TNI Salurkan 1 Juta Ton Beras Jaga Stabilitas Pasar
Akselerasi program ini ditandai lewat seremoni penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) dengan jajaran BUMN ekosistem KDKMP, termasuk BULOG.
Kemitraan strategis ini memangkas mata rantai logistik pangan yang selama ini memicu disparitas harga antardaerah.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa KDKMP memiliki fungsi yang lebih luas dibandingkan koperasi yang semata-mata berorientasi pada aktivitas perdagangan.
“Karena koperasi ini bukan supermarket, melainkan infrastruktur pemerintah yang menangani subsidi, bantuan sosial dan lain-lain. Oleh karena itu tadi BUMN sudah menandatangani PKS. Nanti 1 Oktober sudah bisa beroperasi,” ujar Zulkifli Hasan.
Baca Juga: Kemenperin Audit Halal Program Makan Bergizi Gratis: Pastikan Keamanan Pangan Nasional
Efisiensi Distribusi Tekan Volatilitas Pasar Pangan
Merespons direktif kebijakan tersebut, BULOG memacu penetrasi beras medium Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke titik-titik gerai KDKMP.
Ketersediaan beras berkualitas dengan pagu harga pemerintah ini menjadi instrumen efektif dalam menahan lonjakan inflasi pangan (volatile food) di tingkat mikro.
Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa KDKMP akan menjadi salah satu kanal strategis BULOG dalam mendekatkan pangan kepada masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.
Baca Juga: BULOG Salurkan Tambahan 150 Ribu Ton Jagung SPHP demi Stabilitas Pasar
“BULOG mendukung penuh KDKMP karena ini merupakan program strategis Pemerintah yang manfaatnya langsung menyentuh masyarakat. Untuk beras SPHP, kami siap mendukung kebutuhan KDKMP sesuai kebutuhan operasional, penugasan dan ketentuan yang berlaku. Prinsipnya, jangan sampai KDKMP yang sudah siap melayani masyarakat terkendala dari sisi dukungan pasokan BULOG,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani.
Kesiapan pasokan tersebut mencerminkan peran transformatif BULOG dalam memperkuat hulu-hilir ketahanan komoditas nasional.
Memanfaatkan fasilitas pergudangan modern dan armada terdistribusi di seluruh nusantara, BULOG mengoptimalkan alokasi logistik secara adaptif mengikuti tren kebutuhan konsumsi setempat.
Ketahanan Pangan Fondasi Pertumbuhan Investasi Riil
Baca Juga: Duet Sang Hyang Seri dan PI Niaga: Sinergi Distribusi Benih Padi demi Ketahanan Pangan Nasional
Dalam perspektif investasi sosial dan ekonomi, KDKMP mentransformasikan model intervensi pasar menjadi ekosistem ritel kerakyatan yang transparan dan akuntabel.
Pendekatan ini memperluas aksesibilitas bahan pangan bergizi terjangkau bagi kelompok pekerja urban maupun komunitas komuter di pinggiran kota.
Direktur Pemasaran Perum BULOG Rahmanto Amin Jatmiko mengatakan bahwa kolaborasi BULOG dengan KDKMP akan diarahkan untuk membangun rantai pasok yang efektif, terukur, dan berkelanjutan.
“Semakin kuat KDKMP, semakin dekat pula pelayanan Pemerintah kepada masyarakat. BULOG siap menjadi bagian dari ekosistem tersebut dengan memperkuat dukungan pangan sesuai kebutuhan masing-masing wilayah. Kami ingin KDKMP tumbuh menjadi mitra strategis BULOG dalam mendekatkan pangan dan program-program kerakyatan sampai ke desa dan kelurahan,” ujar Rahmanto.
Baca Juga: BULOG Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Gorontalo, Realisasi Kini Lampaui 85 Persen
Kini, BULOG mengintensifkan koordinasi operasional bersama kementerian teknis, PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), dan pengurus lokal KDKMP agar kesiapan stok beras SPHP sinkron dengan peluncuran fisik gerai.
Integrasi terstruktur ini memposisikan KDKMP sebagai katalisator ketahanan finansial keluarga, memitigasi risiko volatilitas harga pangan harian, dan menciptakan iklim ekonomi mikro yang sehat di seluruh penjuru Indonesia.



