URBANCITY.CO.ID – Menjaga isi piring masyarakat agar tetap terpenuhi dengan harga terjangkau adalah misi krusial yang terus dikawal oleh pemerintah.
Di tengah tantangan pemulihan ekonomi, Perum BULOG bergerak agresif mengoptimalkan penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) demi membentengi daya beli masyarakat sekaligus meredam gejolak harga di pasar tradisional.
Niat mulia ini ditegaskan kembali oleh jajaran direksi di sela-sela kegiatan Iduladha bersama tenaga pendukung operasional perusahaan di Kantor Pusat Perum BULOG, Jakarta, Jumat (29/5).
Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han, menyampaikan bahwa instansinya sedang mengerahkan seluruh lini untuk menyalurkan berbagai program pangan strategis secara merata ke seluruh pelosok tanah air.
Baca Juga: Idul Adha 1447 H: Perum BULOG Gaungkan Makna Kurban untuk Ketahanan Pangan Umat
“Penyaluran beras SPHP, Bantuan Pangan berupa beras dan minyak goreng, serta SPHP Jagung merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas pangan nasional,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani hangat.
Gencar Mengguyur Beras Murah dan Bantuan Sosial
Dalam catatan operasionalnya, BULOG bergerak lincah memenuhi kebutuhan karbohidrat nasional. Untuk program beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) atau yang dikenal sebagai beras murah pemerintah, BULOG telah menyalurkan 221 ribu ton pada awal tahun menggunakan kuota sisa.
Sementara untuk kuota murni tahun 2026, realisasinya sudah menembus 280 ribu ton dari target total 828 ribu ton.




