URBANCIY.CO.ID – PT Pertamina (Persero) mempertebal stok energi nasional guna menyambut lonjakan mobilitas masyarakat pada masa mudik Idulfitri 2026.
Kesiapan ini ditandai dengan kunjungan kerja Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ke Fuel Terminal Padalarang, Bandung, untuk memastikan rantai distribusi di wilayah krusial Jawa Barat tetap terjaga.
Langkah monitoring ini merupakan bagian dari Posko Nasional Ramadan dan Idulfitri Sektor ESDM 2026. Terminal Padalarang sendiri memegang peran vital sebagai jantung distribusi BBM dan LPG untuk kawasan Bandung Raya dan sekitarnya, yang diprediksi akan mengalami lonjakan konsumsi signifikan.
Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Taufik Aditiyawarman, menyatakan bahwa Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri telah diaktifkan sejak 9 Maret 2026. Tim ini bekerja memantau pergerakan stok secara real-time melalui teknologi digital.
Baca Juga: Pertamina Berangkatkan 5.000 Peserta Mudik Bareng 2026 ke 23 Kota di Jawa
“Secara nasional, Pertamina telah menyiapkan infrastruktur penyaluran energi yang cukup besar untuk menghadapi periode Ramadan dan Idulfitri. Infrastruktur tersebut meliputi 2.420 SPBU yang beroperasi 24 jam, serta 6.300 agen LPG siaga yang tersebar di berbagai daerah,” ujar Taufik.
Layanan Khusus di Jalur Macet
Menyadari potensi kemacetan parah di jalur mudik, Pertamina menyiapkan strategi jemput bola. Di wilayah Jawa Bagian Barat (Jakarta, Banten, dan Jawa Barat), maskapai energi pelat merah ini menyiagakan 52 unit Pertamina Delivery Service (PDS) menggunakan sepeda motor untuk menembus titik kepadatan.




