URBANCITY.CO.ID – Tahun ajaran baru selalu menjadi momen bagi masyarakat urban untuk melakukan refreshment gaya hidup.
Kini, memilih peralatan sekolah bukan sekadar urusan fungsional, melainkan cerminan kebanggaan terhadap kualitas produk lokal yang semakin kompetitif.
Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menangkap peluang ini dengan mengkampanyekan penggunaan produk buatan dalam negeri sebagai pilihan Utama.
Terutama bagi generasi muda yang dinamis dan fashionable.
Pasar Raksasa dengan Potensi Investasi Tinggi
Industri peralatan sekolah nasional memiliki prospek bisnis yang menjanjikan seiring dengan besarnya populasi usia sekolah yang mencapai lebih dari 88 juta jiwa.
Baca juga: Audit K3 Industri: Kemenperin Tegas Usut Insiden PT Raw Botanical Nusantara demi Keselamatan Kerja
Wakil Menteri Perindustrian, Faisol Riza, menekankan pentingnya momentum ini bagi para pelaku industri untuk terus berinovasi.
Menurutnya, momentum tahun ajaran baru merupakan peluang besar bagi industri peralatan sekolah nasional.
Potensi pasar ini harus mampu dimanfaatkan oleh industri dalam negeri.
Caranya, menghadirkan produk yang berkualitas, inovatif, aman, memiliki desain menarik, dan mampu bersaing dari sisi harga.
Karena itu, industri nasional harus terus meningkatkan kualitas, produktivitas, efisiensi, dan inovasi.
“Sehingga, mampu memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin dinamis,” katanya saat membuka pameran Indonesia Student Equipment Fair (INASTEF) 2026.
INASTEF 2026: Destinasi One-Stop Shopping Lokal
Pameran INASTEF 2026 di Plasa Industri, Jakarta, menjadi bukti nyata bahwa barang lokal kini hadir dengan desain yang mampu bersaing di pasar global.




