URBANCITY.CO.ID – Sektor manufaktur nasional kini mendapatkan momentum krusial setelah Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengambil langkah cepat dalam memediasi permasalahan pasokan gas industri.
Langkah taktis ini menjadi angin segar bagi para pelaku usaha yang menghadapi tantangan berat akibat ketidakpastian energi.
Bagi masyarakat urban yang memahami ekonomi, kepastian pasokan gas dengan harga kompetitif merupakan fondasi vital yang menjaga stabilitas harga produk serta keberlangsungan investasi di Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian mendalam dan langkah konkret dari Bapak Sufmi Dasco Ahmad selaku Wakil Ketua DPR RI,” ujar Jubir Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arief.
“Fasilitasi yang beliau berikan untuk mempertemukan para pemangku kepentingan,” imbuhnya.
Baca juga:Â Kemendag Lepas Ekspor Fabrikasi Baja Struktural PT TFE ke Kanada, Dorong Nilai Tambah Manufaktur
Tujuannya, mencari jalan keluar masalah gas ini adalah angin segar yang sangat dibutuhkan industri ditengah tantangan berat dan kompleks saat ini.
Sinergi antara parlemen dan kementerian ini membuktikan bahwa pemerintah serius mengawal daya saing sektor industri kritis.
Keandalan pasokan energi menjadi parameter utama bagi investor untuk menanamkan modalnya.
Sehingga intervensi nyata ini secara langsung memperkuat kepercayaan publik terhadap iklim usaha domestik.
Menagih Komitmen Implementasi AGIT
Implementasi kebijakan Alokasi Gas Industri Tertentu (AGIT) menjadi titik sentral yang kini mendesak untuk segera dipenuhi sepenuhnya oleh para pemangku kepentingan.




