Perusahaan juga secara konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian untuk menjaga kualitas aset yang tercermin dalam rasio NPF gross yang terjaga di level yang sehat.
Baca Juga: BCA Syariah Gandeng 11 LAZ, Salurkan Donasi Hewan Kurban Iduladha di 16 Kota
Kepercayaan Nasabah Perkuat Struktur Dana Murah Perusahaan
Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) BCA Syariah tercatat tumbuh 10,2% YoY menjadi Rp15,4 triliun, didorong oleh peningkatan dana murah (CASA) yang tumbuh 14,6% YoY dan mencapai Rp6,5 triliun.
Pertumbuhan CASA ditopang oleh giro yang tumbuh 23,2% YoY menjadi Rp3,8 triliun dan tabungan yang tumbuh 4,5% YoY menjadi Rp2,7 triliun, sementara deposito tumbuh 7,2% YoY menjadi Rp8,9 triliun.
Pertumbuhan DPK ini menjadi indikator penting bahwa kepercayaan masyarakat terhadap perbankan syariah terus menguat, sekaligus memperluas basis nasabah yang dapat dijangkau oleh layanan serta program BCA Syariah.
Baca Juga: Sasar Siswa Madrasah, BCA Syariah Kebut Inklusi Keuangan Lewat Program KEJAR
Inisiatif Sahabat Berkahmu Perluas Dampak Sosial Berkelanjutan
Paparan kinerja hari ini mengangkat tema “Strengthening Impact”, yang menjadi bingkai BCA Syariah dalam membaca pertumbuhan bisnis semester pertama “2026” bahwa pertumbuhan yang sehat harus turut memperkuat dampak yang dirasakan nasabah dan masyarakat.
Upaya penguatan dampak tersebut tercermin dalam brand preposition Sahabat Berkahmu. Melalui preposisi tersebut, perusahaan ingin menjadi sahabat yang menemani nasabah di setiap momen perjalanan hidup mereka, dari tantangan hingga keberlimpahan, dengan landasan nilai-nilai syariah yang penuh berkah.




