Ia mengakui, menjadi “tukang jahit” mungkin lebih cepat menghasilkan duit dan keuntungan. Sementara membangun label Made in Indonesia butuh pengorbanan besar dan perjalanan yang panjang. Tapi, Blackwood akan menempuhnya.
Berkaitan dengan itu, ia sangat berharap pemerintah memberikan dukungan yang serius dan konsisten terhadap upaya anak bangsa mengembangkan produk genuine seperti yang dilakukan Blackwood, agar berkembang lebih cepat baik di tingkat nasional maupun global.
“Jangan kalau sudah terkenal di dunia internasional, baru diklaim. Padahal, pemerintah tidak memberikan dukungan apapun sebelumnya,” kata Yohan.
Dapatkan Informasi Menarik Lainnya di GOOGLE NEWS






