Baca juga: Kemendag Tetapkan HPE Maret 2026: Konsentrat Tembaga Turun Tipis, Harga Referensi Emas Melonjak
“Selama proses pengumpulan data, harga emas terkoreksi sebesar 1,43 persen. Selain dipengaruhi pergeseran preferensi investor ke instrumen berbasis imbal hasil, pasar emas memasuki fase konsolidasi yang mendorong terjadinya aksi ambil untung (profit-taking). Di sisi lain, arah kebijakan moneter global dan prospek ekonomi dunia turut memengaruhi pergerakan harga emas internasional,” urai Tommy membedah kondisi pasar global.
Mekanisme Validasi Lintas Sektor
Dalam merumuskan angka-angka krusial tersebut, Kemendag tidak bekerja sendirian. Formula penetapan nilai HPE dan HR emas ini didasarkan pada pasokan data riil serta rekomendasi teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yang terus memelototi fluktuasi bursa logam mulia dunia lewat publikasi resmi London Bullion Market Association (LBMA).
“Penetapan HPE dan HR emas dilakukan melalui mekanisme koordinasi lintas kementerian dan lembaga dengan mempertimbangkan data, informasi, dan perkembangan pasar terkini yang dianalisis bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Perindustrian,” pungkas Tommy menegaskan akuntabilitas aturan tersebut.
Dengan adanya keputusan ini, para pelaku usaha pertambangan dan eksportir nasional diharapkan segera menyesuaikan kalkulasi bisnis dan pemenuhan kewajiban bea keluar mereka demi menjaga ritme ekspor yang tetap patuh hukum di awal kuartal kedua tahun ini. (*)

