Kemendag Jaring Pengusaha Riyadh, Targetkan Transaksi Besar di TEI dan Halal Indo 2026

Atdag RI Riyadh saat bertemu Kadin Riyadh, undang ke Halal Indo & TEI 2026. (Foto: Urbancity/Pool/Dok. Kemendag)

URBANCITY.CO.ID – Di tengah bayang-bayang fluktuasi ekonomi global, Kementerian Perdagangan RI tak ingin kehilangan momentum di pasar Timur Tengah.

Melalui Atase Perdagangan (Atdag) RI di Riyadh, pemerintah secara agresif mulai menjaring pelaku usaha kakap asal ibu kota Arab Saudi tersebut.

Targetnya jelas: memboyong mereka ke dua hajatan pameran dagang internasional terbesar di Indonesia yang akan digelar jelang akhir 2026.

Dua agenda tersebut adalah Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo) 2026 yang dijadwalkan pada 24–27 September 2026, serta puncaknya, Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 pada 14–18 Oktober 2026.

Baca juga: Bidik Pasar Halal Global, Pengurus DPW IAEI Pacu Ekonomi Syariah di Provinsi Jambi

Genderang ajakan ini ditabuh langsung oleh Atdag RI Riyadh, Zulvri Yenni, dalam pertemuan strategis dengan perwakilan pengusaha papan atas Riyadh di kantor Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Riyadh, atau Riyadh Chamber, Kamis (21/5).

Zulvri meyakinkan para pengusaha Saudi bahwa Indonesia siap menyuguhkan barisan produk unggulan berstandar ekspor yang kompetitif.

“Kami mengundang seluruh anggota Kadin Riyadh untuk berpartisipasi dan menjalin kontak bisnis dengan para pelaku usaha Indonesia. Halal Indo 2026 dan TEI 2026 merupakan ajang strategis untuk memperkuat hubungan sekaligus memperluas jaringan bisnis antara Indonesia dan Arab Saudi,” ujar Zulvri.

Sinergi Menuju Visi 2030

Gayung pun bersambut. Pertemuan di markas Riyadh Chamber tak sekadar seremoni undangan. Kedua belah pihak duduk bersama membedah peta jalan untuk mengerek volume perdagangan bilateral.

Related Posts

Add New Playlist

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.