Disusul kemudian dengan keberhasilan memboyong trofi Thomas Cup 2021, runner-up Thomas Cup 2022, serta gelar juara tim putri di Badminton Asia Team Championships 2022.
Memasuki tahun 2024, kejayaan Indonesia kembali menghentak panggung All England. Jonatan Christie sukses menyabet gelar juara tunggal putra setelah menumbangkan Anthony Sinisuka Ginting dalam laga All Indonesian Final—mengakhiri puasa gelar 30 tahun di sektor tersebut.
Pada ajang yang sama, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto berhasil mempertahankan mahkota juara ganda putra, sekaligus mengukuhkan Indonesia sebagai juara umum All England 2024.
Prestasi ini disempurnakan oleh Gregoria Mariska Tunjung yang mengamankan medali perunggu di Olimpiade Paris 2024.
Baca Juga:Â Pionir Green Banking: BNI Perluas Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan
Sinyal Positif dari Daun Muda
Program regenerasi yang disokong BNI kini mulai memperlihatkan taji di sepanjang tahun 2026. Pasangan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin baru saja keluar sebagai runner-up di Indonesia Masters 2026.
Sinyal positif juga datang dari turnamen Thailand Open 2026 yang baru saja bergulir. Pasangan ganda putri Isyana Sahira Meida/Rinjani K. Nastine sukses menembus babak perempat final level Super 500 untuk pertama kalinya, ditemani ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang berhasil melaju hingga babak semifinal.
Bagi BNI, rentetan hasil positif dari para pemain senior maupun pelapis ini membuktikan bahwa pembinaan yang terstruktur dan tidak terputus adalah kunci utama.






