URBANCITY.CO.ID – PT Bank Syariah Nasional (BSN) mengukuhkan posisinya sebagai pemain utama dalam penyaluran KPR Subsidi nasional.
Sepanjang periode Januari hingga April 2026, BSN sukses merealisasikan pembiayaan KPR Subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebanyak 16.523 unit dengan total plafon mencapai Rp2,7 triliun.
Pencapaian impresif ini menempatkan BSN di posisi kedua secara nasional dengan pangsa pasar KPR Subsidi sebesar 23,4%, sekaligus menguasai 84% pasar KPR Subsidi berbasis syariah.
Kinerja ini mendapat apresiasi tinggi dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait.
Baca Juga:Â BSN Gandeng Muhammadiyah, Incar Kelola Likuiditas Ribuan Amal Usaha
Proyek Kota Baru dan Target 73.700 Unit
Menteri PKP yang akrab disapa Ara menyatakan optimismenya terhadap peta jalan yang disiapkan BSN untuk mendukung Program 3 Juta Rumah besutan Presiden Prabowo Subianto. BSN bahkan ditunjuk untuk menggarap proyek mercusuar kawasan terpadu.
“Terima kasih Pak Dirut Bank BSN. Untuk target yang 73.700 saya optimis tercapai sesudah melihat langkah-langkah, SDM yang dipersiapkan, juga peta jalan Bank BSN. Bank BSN ini sudah nomor dua sesudah BTN, jadi ini perdana untuk penggarapan Kota Baru nanti,” ungkap Menteri Ara saat kunjungan kerja ke Gedung BSN di Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Proyek Kota Baru tersebut akan dikembangkan di Kabupaten Tangerang memanfaatkan lahan Kementerian Hukum seluas 3 hingga 4 hektar.
Kawasan ini didesain terintegrasi dengan fasilitas pendidikan, kesehatan, olahraga, tempat ibadah, hingga akses transportasi publik bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).




